Tanggul sementara dari material pasir yang dibangun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman di Dusun Sendowo, Sinduadi, Mlati, jebol, Selasa (12/4/2016) petang. (Abdul Hamid Razak/JIBI/Harian Jogja) Tanggul sementara dari material pasir yang dibangun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman di Dusun Sendowo, Sinduadi, Mlati, jebol, Selasa (12/4/2016) petang. (Abdul Hamid Razak/JIBI/Harian Jogja)
Rabu, 13 April 2016 11:20 WIB Abdul Hamied Razak/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

BANJIR KALI CODE
Talut Darurat di Sinduadi Jebol

Banjir Kali Code menyebabkan talut darurat di Sinduadi jebol, Selasa (12/4/2016) petang.

Solopos.com, SLEMAN– Gundukan pasir atau tanggul sementara yang dibangun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman di Dusun Sendowo, Sinduadi, Mlati, jebol, Selasa (12/4/2016) petang.

Jebolnya tanggul buatan itu dikarenakan tidak kuat menahan arus kali code akibat hujan lebat yang terjadi siang harinya.

Tanggul yang bangun sejak Senin (11/4/2016) lalu itu, dibangun di tengah-tengah sungai, memanjang dari utara ke selatan. Panjangnya kurang lebih 100 meter.

Bagian atas pasir dilapisi terpal sebagai penguat tanggul dari arus sungai. Untuk membuat tanggul tersebut, BPBD Sleman melibatkan satu unit eskavator dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan (DPUP) Sleman.

Sedianya, tanggul buatan itu dibangun untuk mengeringkan area sungai selama relawan memperbaiki talut yang rusak di wilayah tersebut. Sayangnya, intensitas hujan yang tinggi menghambat perbaikan talut di wilayah tersebut.

“Tanggul buatan itu juga difungsikan sebagai pengalih arus sementara sehingga bagian talut yang rusak tetap aman dan tidak bertambah rusak,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman, Makwan saat ditemui di lokasi, Selasa (12/4/2016).

LOWONGAN PEKERJAAN
Taman Pelangi Jurug, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…