Atraksi kesenian jathilan ikut menyemarakan peresmian Pasar Semin. Selasa (12/4/2016) (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja) Atraksi kesenian jathilan ikut menyemarakan peresmian Pasar Semin. Selasa (12/4/2016) (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Selasa, 12 April 2016 23:20 WIB David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja Gunung Kidul Share :

PASAR TRADISIONAL GUNUNGKIDUL
Pembangunan Pasar Semin Telan Belasan Miliar

Pasar tradisional Gunungkidul masih dalam tahapan penyempurnaan.

Solopos.com, GUNUNGKIDUL– Pemerintah Kabupaten Gunungkidul meresmikan keberadaan Pasar Semin, Selasa (12/4/2016). Anggaran yang digunakan membangun ulang paska-kebakaran di akhir 2013 mencapai belasan miliar.

Kepala Kantor Pengelolaan Pasar Gunungkidul Widagdo mengatakan, pembiayaan pembangunan Pasar Semin ditanggung secara tripartit antara pemkab, Pemerintah DIY dan Pemerintah Pusat. jika ditotal anggaran untuk pembangunan ulang ini mencapai belasan miliar rupiah.

“Sudah banyak dan saat ini kami masih mengalokasikan anggaran untuk penyempurnaan,” kata Widagdo kepada Solopos.com, di sela-sela acara persemian Pasar Semin, Selasa kemarin.

(Baca Juga : PASAR TRADISIONAL GUNUNGKIDUL : Pedagang Mulai Tempati Kios Baru di Pasar Semin)

Kepala Kantor Pengelolaan Pasar Gunungkidul Widagdo menjelaskan, di tahun pertama pembangunan alokasi anggaran yang tersedia sebesar Rp1,650 miliar yang bersumber dari bantuan keuangan provinsi dan dana pendampingan APBD kabupaten. Dana yang tersedia belum bisa untuk menyelesaikan seluruh bangunan pasca kebakaran.

Program lanjutan pembangunan dilakukan di 2015. Total anggaran yang tersedia sekitar Rp10,5 miliar. Rinciannya Rp5,5 miliar bersumber dari bantuan keuangan provinsi dan dana pendampingan APBD kabupaten. Sedangkan sisanya Rp5 miliar merupakan tugas pembantuan dari Pemerintah Pusat.

“Pasca-kebakaran, kami terus melakukan berbagai upaya untuk dapat mengembalikan geliat pasar dengan melakukan perbaikan sarana prasarana pasar dengan cara bertahap,” ungkap mantan Camat Wonosari ini.

lowongan pekerjaan
PT. BPR Bina Langgeng Mulia, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….