Ilustrasi borgol Ilustrasi borgol
Selasa, 12 April 2016 03:05 WIB JIBI/Solopos/Antara Madiun Share :

KRIMINALITAS TULUNGAGUNG
Polisi Bekuk 1 Begal Motor di Rejotangan, Begini Kronologinya

Kriminalitas Tulungagung menjadi target operasi aparat kepolisian setempat.

Madiunpos.com TULUNGAGUNG – Polisi berhasil menangkap satu dari dua pelaku perampasan sepeda motor milik seorang pelajar di Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, Sabtu (9/4/2016) malam.

“Pelaku bernama Ario Minto Nugroho tertangkap tangan saat melakukan aksi perampasan di jalan umum Desa Kates,” kata Kapolsek Rejotangan AKP Alpho Gohan di Tulungagung, Minggu (10/4/2016). Sedangkan rekan pelaku yang saat kejadian berada di sepeda motor, berhasil kabur.

Polisi menangkap tersangka Ario yang saat itu berusaha merebut sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi AG 3665 QA yang dikendarai korban Andi Nur Cahyono, 16, bersama rekannya yang masih sama-sama duduk di bangku SMA kelas X.

“Pelaku sempat mencoba melakukan perlawanan dan mengeluarkan sebilah celurit dan ditodongkan ke petugas. Tapi akhirnya menyerah setelah anggota kami mengeluarkan tembakan peringatan,” papar dia.

Alpho menegaskan tersangka Ario yang diidentifikasi beralamat di Pondok Benowo Indah Blok DJ nomor 06 Surabaya ditahan di Mapolsek Rejotangan untuk penyidikan lebih lanjut.

Ia memastikan pelaku lain yang kabur dalam proses pengejaran. “Identitas dan ciri-ciri sudah kami kantongi,” ujar dia.

Menurut pengakuan korban Andi di hadapan polisi, dirinya merasa sedang dibuntuti sepeda motor lain sesaat sebelum aksi perampasan terjadi.

Namun, Andi mengaku berusaha tenang dan terus melaju sampai kemudian saat melintas di jalan tanpa penerangan lampu. Tiba-tiba ia ditempel dua pria dewasa yang langsung membentaknya dengan dalih seolah korban sedang ada masalah dengan adik pelaku.

“Saat korban masih bingung itu, pelaku meminta paksa sepeda motor korban sehingga sempat terjadi aksi tarik-menarik,” kata dia.

Beruntung bagi Andi,  petugas patroli melintas dan melihat adanya aksi tarik-menarik sepeda motor antara pelaku dengan korban.

“Petugas lalu mendekat untuk memeriksa apa yang terjadi, namun satu pelaku yang di atas sepeda motor langsung kabur begitu mengetahui ada polisi datang,” ujar dia.

LOWONGAN PEKERJAAN
WEDHANGAN GULO KLOPO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…