Selasa, 12 April 2016 12:40 WIB Mayang Nova Lestari/JIBI/Harian Jogja Gunung Kidul Share :

KONFLIK GUA PINDUL
Rencana Tertibkan Pengelola Pindul Tak Terlaksana

Konflik Gua Pindul akan diselesaikan melalui penertiban, namun urung dilaksanakan

Solopos.com, GUNUNGKIDUL— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dalam hal ini Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan (Disbudpar) Gunungkidul urung menertibkan pengelola Pindul belum juga dilaksanakan sesuai rencana.

Pada audiensi yang dilakukan pada Rabu (6/4/2016) lalu Disbudpar berencana akan menertibkan pengelola Gua Pindul pada Senin (11/4/2016) pekan ini. Namun, pembahasan justru melenceng dari rencana dan mengecewakan pengelola Gua Pindul .

Bertempat di Balai Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, diadakan mediasi antara perwakilan pengelola Gua Pindul dengan pihak pemkab yang diwakili oleh Wakil Bupati, Disbudpar, serta jajaran Satpol PP Gunungkidul.

Mediasi tersebut kembali membahas persoalan Gua Pindul dan memecahkan pemasalahan secara baik-baik. Solusi yang digunakan ialah dengan mengambil jalan untuk melakukan pembinaan terhadap para pengelola wisata.

Padahal pada rapat sebelumnya, Pemkab berjanji akan menertibkan pengelola Pindul pada hari ini secara tegas dengan didampingi oleh kepolisian dan Satpol PP. Atas sikap Pemkab yang seperti itu mebuat sejumlah pengelola merasa diombang-ambingkan.

Rubito, Ketua II Sekretariat Tunas Wisata mengungkapkan bahwa pihaknya merasa pertemuan yang digelar pada hari itu tak mengarah pada keputusan pemkab untuk menegakkan perda.
Keputusan lain seperti rencana melakukan pembinaan lebih lanjut kepada pengelola malah tercetuskan pada hari tersebut.

“Acara ini dadakan, kami tidak diberitahu sebelumnya. Pagi tadi saya dikabari untuk datang kesini, sampai di sini kok tidak jelas mau apa,” kata Rubito, Ketua II Sekretariat Tunas Wisata.

Ia mengkhawatirkan sikap pemkab yang tidak tegas tidak akan menyelesaikan permasalahan Gua Pindul.

Sementara itu, Kepala Disbudpar Gunungkidul, Saryanto mengungkapkan bahwa setelah mediasi kali ini pihaknya akan berencana mengadakan pertemuan kembali. Pertemuan tersebut akan dilakukan guna menemukan solusi yang terbaik untuk menyelesaikan konflik Gua Pindul.

“Nanti akan mengumpulkan semua pengelola yang ada di Pindul, dibicarakan sama-sama agar tahu dan tidak menimbulkan permasalahan lanjutan,” kata dia.

Iapun berencana akan memberhentikan sementara akses wisata ke Gua Pindul apabila konflik yang terjadi terus berkelanjutan dan tidak menemukan titik terang.

lowongan pekerjaan
Toko Cat Warna Abadi, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JL CPT Taft GT4x4’94,Body Kaleng,Ori,Asli KLATEN:081391294151 (A00593092017) DP Mura…
  • LOWONGAN CARI PTIMER 2-4 Jam/Hari Sbg Konsltn&SPV Bid.Kshtn All Bckgrnd Smua Jursn.Hub:0811.26…
  • RUMAH DIJUAL Jual TNH&BGN HM 200m2,LD:8m,Strategis,Makamhaji,H:08179455608 (A00280092017) RMH LT13…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Bangjo untuk Citra Kota Solo

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (19/9/2017). Esai ini karya Sugeng Riyanto, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah ust.sugeng@gmail.com. Solopos.com, SOLO —┬áDalam rapat kerja Komisi III DPRD Kota Solo bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota…