Tempat parkir gedung di jalan Abu Bakar Ali mulai ditempati untuk parkir sepeda motor yang akan menuju Jalan Malioboro, Senin (4/4/2016). (Gilang Jiwana/JIBI/Harian Jogja) Tempat parkir gedung di jalan Abu Bakar Ali mulai ditempati untuk parkir sepeda motor yang akan menuju Jalan Malioboro, Senin (4/4/2016). (Gilang Jiwana/JIBI/Harian Jogja)
Senin, 11 April 2016 19:20 WIB Uli Febriarni/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

PARKIR MALIOBORO
Gedung Parkir Abu Bakar Ali Dianggap Tak Sesuai Konsep Bangunan Heritage

Parkir Malioboro di Gedung Abu Bakar Ali dianggap tidak sesuai dengan konsep bangunan di sekitarnya

Solopos.com, JOGJA-Pengamat Tata Ruang Universitas Gadjah Mada Budi Prayitno mengungkapkan bahwa, konsep pembangunan parkir di Taman Abu Bakar Ali seperti yang sudah ada sekarang ini masih belum ideal.

Menurut sepengetahuan yang ia miliki, parkir yang didominasi dengan warna cat hijau itu masih diujicobakan dalam bentuk portabel. Apabila tidak cocok bisa dipindah atau diubah, karena dapat dibongkar pasang.

Pasalnya, dengan konsep ukuran yang ‘monster’, parkiran tersebut dianggap tidak sesuai dengan konsep bangunan yang ada di sekitarnya, yang banyak berupa bangunan heritage. Sehingga secara visual, bangunan parkir itu sebetulnya ‘mengganggu’.

Ke depan, pemerintah daerah perlu untuk mengkaji ulang untuk membangun parkir dengan konsep underground [bawah tanah], agar lebih rapi, nyaman, senada dan selaras dengan bangunan yang ada di sekitarnya.

“Tapi kalau sekarang apa boleh buat? untuk ke depan, kajian ulang menjadi prioritas,” ungkap Budi kepada Solopos.com, Minggu (11/4/2016).

Namun ia mengapresiasi konsep parkir yang tidak lagi berada di pinggiran jalan Malioboro, dengan itu suasana pedestrian menjadi lebih nyaman.

LOWONGAN PEKERJAAN
SUMBER BARU LAND, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…