Senin, 11 April 2016 08:30 WIB Farida Trisnaningtyas/JIBI/Solopos Indonesia Share :

LAGA UJI COBA PERSIS
Persis Keok, Totok: Kami Kalah Fisik

Laga uji coba Persis melawan Semen Padang berakhir dengan kekalahan Persis dengan skor 1-6.

Solopos.com, SOLO — Persis Solo mendapat pelajaran berharga saat meladeni tim Indonesia Super League (ISL) Semen Padang, di Stadion Manahan, Solo, Minggu (10/4) sore. Bertindak sebagai tuan rumah, Laskar Sambernyawa, julukan Persis, takluk dengan skor telak, 1-6.

Direktur Sports Persis Solo, Totok Supriyanto, mengatakan timnya kalah fisik dengan Semen Padang. Hal itulah yang membuat Laskar Sambernyawa menjadi bulan-bulanan tim runner up Piala Jenderal Sudirman 2016 ini.

“Kami memang kalah stamina. Lawan juga bisa memaksimalkan peluang. Empat gol mereka tercipta dari bola-bola second line. Afif bagus, tadi hanya blunder sekali sedangkan gol lain itu memang bola-bola sulit. Main kami sudah bagus, tapi fisik memang kalah jauh. Beberapa pemain baru juga apik. Di satu sisi memang butuh kiper yang berpengalaman,” papar Totok kepada wartawan, Minggu.

Sementara itu, karteker Pelatih Persis Solo, Agung Setyobudi, mengakui Persis kalah kelas dari tim lawan. Selain materi pemain, stamina, dan fisik Semen Padang jauh lebih bagus daripada tuan rumah.

“Di awal babak pertama bagus. Tapi, setelah masuk babak kedua kami sudah habis. Konsentrasi sudah pecah dan tidak bisa berbuat apa-apa. Pemain anyar yang diturunkan bekerja bagus,” paparnya.

Di sisi lain, pelatih Semen Padang, Nil Maizar, mengapresiasi perlawanan yang dilakukan Persis Solo. Akan tetapi, ia menyayangkan performa tuan rumah yang merosot di babak kedua. Di sisi lain, ia bakal mengevalusi penampilan timnya.

“Tentu semua kita evaluasi. Baik dari cara bertahan, menyerang, dan faktor lain. Setelah dari Solo, kami langsung kembali ke Padang,” jelasnya.

LOWONGAN PEKERJAAN
DIBUTUHKAN TENAGA JAHIT, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…