Walikota Jogja Haryadi Suyuti dan isteri menerima kado ulang tahun pernikahan ke-24 di halaman Balai Kota, Senin (11/4/2016). (Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja) Walikota Jogja Haryadi Suyuti dan isteri menerima kado ulang tahun pernikahan ke-24 di halaman Balai Kota, Senin (11/4/2016). (Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja)
Senin, 11 April 2016 21:55 WIB Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

Konsumsi Ikan Laut di Jogja Masih Rendah, Walikota Kampanye akan Ikan Laut

Konsumsi ikan laut warga Jogja dianggap masih rendah sehingga Walikota Jogja mengkampanyekan makan ikan laut

Solopos.com, JOGJA-Pemerintah Kota Jogja bersama Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) menggelar acara makan ikan laut bersama walikota di halaman Balai Kota Jogja, Senin (11/4/2016). Acara tersebut sebagai kampanye untuk meningkatkan konsumsi ikan laut.

“Karena konsumsi ikan laut di Jogja sampai saat ini masih rendah,” kata Kepala Bidang Perikanan, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Pertanian (Disperindagkoptan) Kota Jogja, Benny Nurhantoro.

Benny mengatakan konsumsi ikan laut di DIY saat ini hanya 5.000 ton per tahun. Jauh dibawah angka konsumsi ikan hasil budidaya air tawar yang mencapai 71.000 ton per tahun. Menurutnya, masih banyak anggapan masyarakat bahwa ikan bau amis, sulit dimasak, dan terkesan mahal.

Dalam kampanye makan ikan laut bersama tersebut, pihaknya ingin membuktikan anggapan masyarakat soal ikan laut itu tidak benar. Banyak aneka makanan dari bahan olahan ikan laut yang bisa dinikmati hasil dari kreatifitas masyarakat.

Benny mengajak acara serupa juga digelar ditingkat kecamatan sampai tingkat kelurahan. Menurut dia untuk menyamakan posisi angka konsumsi ikan laut dan ikan budidaya air tawar, paling tidak tiap warga Jogja perlu mengkonsumsi ikan laut sebanyak 112 gram per hari atau satu kilogram dalam dua hari tiap kepala keluarga.

“Kalau ikan laut dibilang mahal tidak juga. Karena per kilogram berkisar Rp18.000. Mauh jauh jika dibanding harga ayam per kilogram,” ujar Benny.

Benny menyatakan Pemerintah Kota Jogja bersama Kontak Tani Nelayan Ikan dan Forikan sudah menjalin kerjasama dalam meningkatkan konsumsi ikan laut di Kota Jogja. Pihaknya juga memastikan tempat penyimpanan ikan segar berkapasitas 105 ton per hari siap diperasionalkan.

Walikota Jogja Haryadi Suyuti mengajak masyarakat agar mengkonsumsi ikan bagian dari gaya hidup sehari-hari, “Tiap rumah tangga diupayakan menyediakan menu ikan tiap hari,” kata dia.

LOWONGAN PEKERJAAN
SUMBER BARU LAND, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…