MIming Listiyani (istimewa)
Senin, 11 April 2016 11:15 WIB JIBI/Solopos/Newswire Internasional Share :

KISAH TRAGIS
Tersangka Pembunuh Miming di Sydney akan Diadili 17 Mei

Kisah tragis dialami WNI bernama Miming Listiyani yang tewas dibunuh di Sydney.

Solopos.com, SYDNEY – Tersangka pembunuhan WNI Miming Listiyani di Sydney, Australia, Khanh Thanh Ly, resmi didakwa pidana pembunuhan. Setelah hadir dalam sidang dakwaan akhir pekan kemarin, Ly akan kembali disidang pada Mei mendatang.

Seperti dilansir detikcom dari Daily Mail, Senin (11/4/2016), Ly resmi dijerat dakwaan pembunuhan terhadap Miming oleh Pengadilan Lokal Parramatta, Sydney pada Sabtu (9/4/2016) waktu setempat. Pria 35 tahun ini hadir dalam sidang melalui video konferensi.

Dilansir media Australia, abc.net.au, Ly terus menundukkan kepala sepanjang sidang dan berterima kasih kepada hakim pada akhir sidang. Ly kini berada dalam penahanan otoritas setempat.

Baca juga: Miming yang Dibunuh di Sydney Sempat Bercita-cita Jadi Chef

Persidangan kasus pembunuhan ini akan digelar kembali pada 17 Mei mendatang.

Ly ditangkap polisi setempat, tidak jauh dari lokasi temuan jasad korban di Cabarita Wharf pada Kamis (7/4/2016) malam. Jasad korban ditemukan dalam keadaan tanpa busana dan mengapung di tepi Sungai Parramatta di kawasan Cabarita Wharf, Sydney.

Polisi setempat juga menemukan sebuah kartu ATM dan sepasang sepatu wanita di dekat lokasi temuan jasad. Tidak hanya itu, polisi juga menemukan bercak-bercak darah di jalanan kecil di depan sebuah rumah di Vineyard Way, Breakfast Point, sekitar 2 kilometer dari Cabarita Wharf.

Ly sendiri merupakan teman dari Myuran Sukumaran, gembong sindikat narkoba Bali Nine yang dieksekusi mati di Indonesia beberapa waktu lalu. Tahun 2007 lalu, Ly pernah divonis 7 tahun penjara, atas keterkaitan dengan Bali Nine itu.

LOWONGAN PEKERJAAN
Editor Biologi, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…