Tiang lampu di tepi Kali Pepe, wilayah Kelurahan Sudiroprajan, Jebres, Solo yang hampir roboh, Senin (11/4/2016). (Irawan Sapto Adhi/JIBI/Solopos) Tiang lampu di tepi Kali Pepe, wilayah Kelurahan Sudiroprajan, Jebres, Solo yang hampir roboh, Senin (11/4/2016). (Irawan Sapto Adhi/JIBI/Solopos)
Senin, 11 April 2016 16:33 WIB Irawan Sapto Adhi/JIBI/Solopos Solo Share :

KERUSAKAN FASILITAS PUBLIK
Duh, Gazebo dan Lampu di Tepi Kali Pepe Rusak

Kerusakan fasilitas publik terjadi dipinggir Kali Pepe, wilayah Sudiroprajan, Jebres, Solo.

Solopos.com, SOLO – Sejumlah sarana pendukung taman yang dipasang di tepi Kali Pepe, wilayah RW 004 dan RW 005 Kelurahan Sudiroprajan, Jebres, Solo rusak.

Salah seorang warga RW 004 Sudiroprajan, Maryani,39, mengatakan sebagian lampu berdesain oriental yang terpasang di tepi Kali Pepe kini rusak. Dia tidak mengetahui secara pasti penyebab terjadinya kerusakan sarana umum tersebut. Maryani memprediksi kerusakan lampu oriental itu tidak terlepas dari ulah pemilik tangan-tangan jahil.

“Beberapa lampu di tepi Kali Pepe tidak lagi bisa menyala. Sejumlah wadah lampu yang terbuat dari susunan kaca dengan desain oriental juga sudah pecah. Kalau bukan diterpa angin kencang, lampu rusak karena ulah tangan-tangan jahil,” kata Maryani kepada solopos.com di tepi Kali Pepe, Senin (11/4/2016).

Meski masih ada yang berfungsi baik, Maryani menceritakan, lampu di tepi Kali Pepe jarang sekali dinyalakan. Menurut dia, lampu dinyalakan hanya pada saat ada acara atau perayaan, seperti Hari Raya Imlek. Maryani yang juga Ketua PKK Kampung Ketandan itu menyampaikan keberadaan lampu di tepi Kali Pepe mubah.

“Warga tidak berani menyalakan lampu sendiri. Instalasi kabel listrik pada lampu begitu semrawut. Warga takut kesetrum. Kami tentu ingin lampu bisa lekas diperbaiki agar kembali berfungsi. Selain sebagai penerangan jalan, lampu diperlukan karena bisa meningkatkan kehidupan sosial warga. Warga bisa beraktivitas di sekitar lampu,” papar Maryani.

Pantauan solopos.com di lokasi, bukan hanya lampu, beberapa bagian gazebo yang dibangun di tepi Kali Pepe tersebut juga dalam kondisi rusak. Tempat duduk di sejumlah gazebo dalam kondisi keropos. Selain itu, gazebo yang didesain dengan gaya oriental berwarna merak itu juga tidak lagi elok dipandang mata karena menjadi sasaran aksi vandalisme.

Salah satu warga Kelurahan Sangkrah, Pasar Kliwon, Solo, Widodo, 43, saat bersantai di gazebo, menyatakan taman di tepi Kali Pepe, wilayah Sudiroprajan perlu ditata kembali. Banyak tanaman yang tumbuh tidak beraturan. Selain itu, menurut dia, keramik di bagian trotoar banyak yang sudah pecah hingga membahayakan pengunjung atau warga.

“Kalau ditata kembali, fasilitas umum di tepi Kali Pepe ini bisa nyaman dan menjadi pusat kegiatan masyarakat.

Kalau bisa, Kali Pepe juga perlu dibersihkan. Saat ini kondisinya kotor. Sampah berserakan di bagian sungai. Air sungai juga berwarna,” jelas Widodo.

 

lowongan pekerjaan
ERA PLATINUM SOLO, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JL CPT Taft GT4x4’94,Body Kaleng,Ori,Asli KLATEN:081391294151 (A00593092017) DP Mura…
  • LOWONGAN CARI PTIMER 2-4 Jam/Hari Sbg Konsltn&SPV Bid.Kshtn All Bckgrnd Smua Jursn.Hub:0811.26…
  • RUMAH DIJUAL Jual TNH&BGN HM 200m2,LD:8m,Strategis,Makamhaji,H:08179455608 (A00280092017) RMH LT13…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Arsip dan Tertib Administrasi Desa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (15/9/2017). Esai ini karya Romi Febriyanto Saputro yang menjabat sebagai Kepala Seksi Pembinaan Arsip dan Perpustakaan Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sragen. Alamat e-mail penulis adalah romifebri@gmail.com. Solopos.com, SOLO–UU No. 43/2007 tentang Kearsipan…