Ilustrasi jenazah korban overdosis obat-obatan (JIBI/Solopos/Dok.) Ilustrasi jenazah. (JIBI/Solopos/Dok.)
Senin, 11 April 2016 12:40 WIB Moh. Khodiq Duhri/JIBI/Solopos Sragen Share :

KECELAKAAN SRAGEN
Terlindas Truk, Warga Sumberlawang Tewas

Kecelakaan Sragen terjadi di Jalan Solo-Purwodadi dialami warga Sumberlawang yang tewas terlindas truk.

Solopos.com, SRAGEN – Rio Sofia, 22, warga Mojopuro, Sumberlawang, Sragen, meninggal dunia seketika ketika sepeda motor yang dikendarainya terlibat kecelakaan di jalan Solo-Purwodadi tepatnya di Dusun Modro, Desa Soko, Miri, Senin (11/4/2016), pukul 04.30 WIB.

Kejadian itu bermula ketika Rio mengendarai sepeda motor Ninja 150 CC berpelat nomor AD 6841 YY melaju dari arah utara ke selatan. Di depan dia terdapat sepeda motor Ninja 250 CC Nopol K2416 TL yang dikendarai Moh. Rifai, 21, warga Karangrayung, Grobogan, yang melaju dengan arah yang sama.

Sesampainya di lokasi, Moh. Rifai melambatkan laju sepeda motornya karena ada lubang jalan di depannya. Nahas, Rio yang melajukan sepeda motornya dengan kecepatan tinggi terlambat menyadari sepeda motor di depannya mengurangi kecepatan. Sepeda motor dia lantas menabrak bagian belakang sepeda motor Rifai hingga membuatnya terjatuh ke sebelah kanan.

Pada saat bersaman, sebuah truk tak dikenal melaju dengan kecepatan tinggi dari arah berlawanan. Truk itu lantas melindas tubuh Rio dan sepeda motornya. Bukannya bertanggung jawab, truk tak dikenal itu justru melarikan diri dari lokasi.

“Akibat kecelakaan itu, korban mengalami luka patah kaki. Kepalanya juga pecah setelah terlindas truk,” ujar Kapolsek Miri AKP Abdul Halik kepada solopos.com.

Pada awalnya, polisi belum bisa mengetahui nama dan alamat korban karena tidak ditemukan identitas. Polsek Miri lantas menyerahkan penanganan kasus kecelakaan lalu lintas itu ke Satlantas Polres Sragen.

Belakangan terungkap nama korban meninggal dunia itu adalah Rio Sofia, 22, warga Mojopuro, Sumberlawang, Sragen. “Untuk pengendara sepeda motor yang sebelumnya ditabrak korban kondisinya sehat. Dia hanya mengalami luka lecet,” jelas Abdul Halik.

Kanit Laka Satlantas Polres Sragen Ipda Sudarmaji mengatakan truk tak dikenal itu lepas kendali karena jarak yang terlalu dekat. Saat ini, polisi masih menyelidiki pengemudi truk yang melarikan diri tersebut. Adapun nama korban bisa ditelusuri berdasar pelat nomor kendaraan.

 

LOWONGAN PEKERJAAN
SUPERVISOR JAHIT & PENJAHIT HALUS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…