Poster Kabaneri of the Iron Fortress. (Myanimelist.com)
Senin, 11 April 2016 01:10 WIB Himawan Ulul/JIBI/Solopos.com Layar Share :

KABANERI OF THE IRON
Anime Jepang yang Tak Kalah Ngeri dari Attack On Titan

Anime Jepang Kabaneri of the Iron Fortress mulai tayang.

Solopos.com, SOLO – Jika menunggu lanjutan anime Jepang Attack on Titan dirasa terlalu lama, serial Kabaneri of the Iron Fortress mungkin bisa menjadi tontonan alternatif. Sebab kengerian yang disuguhkan cukup mirip.

Seperti dilansir laman Anime News Network, Sabtu (9/4/2016), anime dengan judul asli Koutetsujou no Kabaneri itu mengambil latar pada era revolusi industri di Jepang. Tetapi di balik majunya industri, muncul wabah penyakit yang membuat manusia berubah menjadi mayat hidup ganas yang disebut Kabane.

Tidak mudah membunuh Kabane lantaran jantungnya yang keras dan sulit ditembus peluru. Sebaliknya, jumlah monster itu justru mudah bertambah banyak karena jika seorang manusia tergigit, ia juga akan berubah menjadi Kabane.

Tetapi Ikoma, seorang mekanik kereta uap berhasil menciptakan prototipe senjata bernama Tsuranukizutsu. Ia berhasil membunuh satu Kabane dengan senjata yang dimodifikasi itu, namun tanpa disadari lengannya telah digigit dan terinfeksi.

Kemiripan Kabaneri dengan Attack on Titan terdapat pada konsep manusia yang berlindung di balik dinding supaya terhindar dari wabah mengerikan. Tetapi suatu hari terjadi kecelakaan yang membuat Kabane berhasil menembus dinding dan memangsa penduduk.

Kemiripan lainnya terdapat pada penyajian gambar yang kelam serta tidak segan menampilkan adegan sadis dan berdarah-darah seperti mengeksekusi dengan senapan, memakan kepala manusia, atau menyayat tangan dengan pisau.

Dikutip Solopos.com dari laman Myanimelist, anime Jepang KOIF tayang perdana Jumat kemarin dan sejauh ini rating-nya menyentuh angka 8,44 dari nilai sempurnya 10. Sayangnya belum diketahui pasti jumlah total episode anime garapan Wit Studio itu.

LOWONGAN PEKERJAAN
Tegar Transport Hotel Paragon Solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…