Pohon besar tumbang di Kupang, Ambarawa, yang menyita perhatian netizen member Grup Facebook, Ambarawa, Sabtu (9/4/2016). (akun facebook Vega Rezananda Perkasa)
Senin, 11 April 2016 15:50 WIB Imam Yuda Saputra/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

FENOMENA ALAM
Pohon Tumbang di Ambarawa Ini Sita Perhatian Netizen

Fenomena alam terkait tumbangnya sebuah pohon besar di Ambarawa menyita perhatian member Grup Facebook Ambarawa karena dibumbui cerita-cerita misteri.

Solopos.com, AMBARAWA – Sebuah pohon beringin besar yang sudah berusia puluhan tahun roboh menimpa bangunan umum di Kupang Tegal RT 005/RW 004, Ambarawa, Semarang, Sabtu (9/4/2016) sore.

Fenomena alam ini menjadi perhatian netizen Grup Facebook Ambarawa. Hal ini tak lain karena alasan tumbangnya pohon itu dibumbui dengan cerita-cerita misteri.

Fenomena tumbangnya pohon besar ini diunggah di Grup Facebook Ambarawa oleh pemilik akun Vega Rezananda Perkasa, Minggu (10/4/2016). Dalam postingannya itu, Reza mengaku kalau fenomena alam itu terjadi akibat kemunculan seekor ular besar dari bawah pohon

“Sekedar info lur [sedulur atau saudara] di desaku sedang heboh karna pohon beringin yg sudah brusia puluhan tahun roboh menimpa sebuah bangunan umum [bisa dilihat dalam foto berikut]. Menurut saksi mata karena kemunculan seekor ular besar dari bawah pohon itu. Kini warga cemas karena tidak jauh dari lokasi kejadian itu seorang warga mengatakan ternaknya [wedhus/kambing betina] hilang diduga dimangsa ular itu. Kejadian ini trjadi kemrin [Sabtu] sore menjelang petang,” tulis Reza sambil mengunggah foto pohon tumbang itu.

Unggahan Reza ini sontak menimbulkan reaksi yang beragam dari para member Grup Facebook Ambarawa. Sebagian dari mereka tak percaya jika tumbangnya pohon itu akibat ular misterius. Namun, sebagian lagi mempercayai cerita Reza.

“Nek ambruk e tak kiro mergo wes tuo tur keno angin. Nek weduse mungkin ucul, utowo diamanke uwong. Menurut penerawangan ilmu batinku.  [Perkiraan saya itu ambruknya karena sudah tua dan juga terkena angin.Kalau, kambingnya mungkin karena lepas atau diamankan orang. Menurut penerawangan ilmu batinku],” respons pemilik akun Ryan Aditiya.

“Wah bahaya kui.. ono korbane ora mas??? Aty2 wae musim udan+angin gede… iso longsor. [Wah bahaya itu… ada korbannya tidak? Hati-hati saja musim penghujan dan angin besar. Bisa longsor],” sambung akun Ignatius Edi Purwoko.

“Lah kok lg enk kbr ulo mkn wedos. Berarti wingi2 ulo ne ket cilik sampe gedo puasa ya. [Kok ada kabar ularnya makan kambing. Berarti kemarin-kemarin ularnya dari kecil sampai besar puasa,” tulis akun Ressa Andhika Prastama.

“Ula jadi2an? [ular jadi-jadian?],” tanya Gatot Budisutopo.

Sementara itu, salah satu member yang percaya dengan cerita Reza itu membenarkan jika fenomena mistis memang acap terjadi di wilayah Kupang, Ambarawa.

” Yah saya sebagai penulis Kisah Misteri jg sering riset di wilayah angker sekitar Kupang Tegal, suatu saat saya juga pernah melihat sosok seperti kera besar hitam berbulu lebat bertengger di rimbun pohon beringin tua itu. Juga temanku bernama Supardi anak Kupang Lor pernah dijawil sosok berpakaian serba putih di dekat beringin tua itu di suatu malam yg gelap,” tulis pemilik akun Bang Try Al Ambarawiy.

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…