Stasiun Kedundang Kulonprogo, Rabu (24/2/2016). (Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja) Stasiun Kedundang Kulonprogo, Rabu (24/2/2016). (Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja)
Senin, 11 April 2016 12:55 WIB Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja Kulon Progo Share :

BANDARA KULONPROGO
Jalur Kereta Api Bandara Kulonprogo Butuh IPL Terpisah

Bandara Kulonprogo akan didikung dengan kereta api

Solopos.com, KULONPROGO– Pembangunan jalur kereta api menuju bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) membutuhkan Izin Penetapan Lokasi (IPL) tersendiri.

Meski demikian, Project Manager Kantor Proyek Pembangunan Bandara NYIA PT Angkasa Pura I, Sujiastono menjelaskan bahwa hal tersebut masih harus menunggu persetujuan dari Direktorat Jenderal (Dirjen) Perkeretapiaan.

Jalur transportasi penghubung bandara NYIA melalui mode transportasi kereta api masih terus dalam proses pengembangan. Sujiastono menjelaskan bahwa saat ini sedang dalam proses penyusunan trase jalan dan gambar rencana pembangunan.

Namun, ia juga menyebutkan terkait dengan percepatan pembangunan bandara maka IPL jalur kereta api akan segera diterbitkan. “Kabar terakhir yang kami dengar ini masih menunggu persetujuan Dirjen,” jelasnya pada Minggu (10/4/2016).

Penerbitan IPL ini diperlukan karena kebutuhan lahan diperkirakan mencapai luas 5 hektare. Selain itu, lokasi IPL ini nantinya juga akan termasuk dalam terminal yang ada di bandara tersebut.

Diperkirakan, sejumlah area di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) nantinya juga akan masuk dalam IPL tersebut. Sujiastono menjelaskan bahwa masterplan bandara NYIA sendiri sudah diserahkan ke pihak-pihak terkait namun sebatas tata ruang luar bandara.

Lebih lanjut, Stasiun Kedundang juga masih akan tetap menjadi stasiun penghubung yang direncakan sampai saat ini. Stasiun ini dipilih karena letaknya yang paling dekat dengan lokasi bandara NYIA.

Namun, Sujiastono menjelaskan bahwa pembebasan lahan jalur kereta api masih harus menunggu komunikasi lebih lanjut antara PT Angkasa Pura I dan PT KAI.

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.ARTABOGA CEMERLANG, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…