Seorang pejuang Abu Sayyaf (kiri) berpose dengan militan dari Malaysia dan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) pada 2015 (straitstimes.com) Seorang pejuang Abu Sayyaf (kiri) berpose dengan militan dari Malaysia dan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) pada 2015 (straitstimes.com)
Minggu, 10 April 2016 17:30 WIB Internasional Share :

WNI DISANDERA ABU SAYYAF
Baku Tembak 10 Jam, Putra Pemimpin Senior Isnilon Hapilon Tewas

WNI disandera Abu Sayyaf dan belum dibebaskan. Dalam serangan kemarin, putra pemimpin senior Abu Sayyaf Isnilon Hapilon tewas.

Baku tembak antara tentara Filipina melawan kelompok Abu Sayyaf, Sabtu (9/4/2016), menewaskan 18 orang di kubu pemerintah. Namun di kubu kelompok penyandera itu, lima orang juga tewas. Meski jumlah korban tewas tak sebanyak di kubu militer, Abu Sayyaf kehilangan seorang tokoh penting dalam pertempuran itu.

The Western Mindanao Command (WesMinCom), dalam pernyataan yang dikutip CNN Filipina, menyebutkan salah satu dari lima anggota Abu Sayyaf yang tewas adalah Ubaida Hapilon, putra pemimpin senior Abu Sayyaf, Isnilon Hapilon. Sedangkan satu orang lainnya adalah seorang terduga teroris asal Maroko, Mohammad Khattab.

Menurut WesMinCom, Khattab adalah seorang instruktur pembuatan bom dan khotib jihadis. Dia diduga mencoba untuk masuk ke kelompok teroris bersenjata lokal Filipina dan terlibat dalam penculikan untuk mendapatkan tebusan dalam rangka mendanai organisasi teroris internasional.

Dalam kontak senjata selama 10 jam di Tipo-Tipo, Basilan, Filipina, itu sebanyak 20 anggota Abu Sayyaf juga mengalami luka-luka, termasuk pemimpin senior mereka, Radzmil Jannatul. Sedangkan di pihak tentara, 50 orang mengalami luka-luka. Baca jugfa: Serbu Basilan, 18 Tentara Filipina Malah Dibantai Militan.

“Tentara dari Joint Task Group Basilan yang melakukan operasi militer di Provinsi Basilan dicegat sedikitnya 120 bandit Abu Sayyaf yang dipimpin Isnilon Hapilon dan Furuji Indama,” kata Tan, dikutip Solopos.com dari CNN Filipina.

Menurut Tan, pasukan Filipina mendapat serangan sekitar pukul 08.00 waktu setempat di Sitio Bayoko, Baguindan. Baku tembak pun terjadi antara Abu Sayyaf dengan tentara dari Batalion Infantri ke-44, Batalion Pasukan Khusus ke-4, dan 14 pasukan kavaleri. Serangan ini terjadi pada hari yang sama saat pemerintah Filipina sedang mengawal Day of Valor (hari keberanian) yang didedikasikan bagi orang-orang yang berjasa di negara itu.

Pertempuran tersebut menjadi insiden dengan korban paling banyak dalam sehari selama beberapa tahun terakhir. Peristiwa serupa pernah terjadi dalam pencegatan di Al Barka, Basilan, pada 2011 yang menewaskan 19 orang tentara Filipina.

Sekjen Departemen Pertahanan setempat, Voltaire Gazmin, dan Panglima Angkatan Perang Filipina, Jenteral Hernando Irriberi, hari ini terbang ke Markas Komando Mindanao Barat in Zamboanga City untuk melihat situasi terakhir. Meski telah menelan puluhan korban, tentara Filipina tetap melanjutkan operasi di kawasan itu.

lowongan pekerjaan
Accounting, Adminidtrasi, Designer Graphis, Sopir, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL DP Murah, Angsuran Ringan! Nego sampai OKE! Yuni – 08562998806 (A00844092017) Terios…
  • LOWONGAN CARI PTIMER 2-4 Jam/Hari Sbg Konsltn&SPV Bid.Kshtn All Bckgrnd Smua Jursn.Hub:0811.26…
  • RUMAH DIJUAL Jual TNH&BGN HM 200m2,LD:8m,Strategis,Makamhaji,H:08179455608 (A00280092017) RMH STRG…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Komunisme dan Logika Kita

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (23/9/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, seorang editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Mungkin kita pernah membaca pernyataan bahwa adanya kemiskinan dan ketimpangan ekonomi…