CEO Blackberry John Chen (kedua dari kiri) didampingi Managing Director Blackberry Indonesia Maspiyono Handoyo (kiri), Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika Muhammad Budi Setiawan (kedua dari kanan), dan Deputi Gubernur Bidang Budaya dan Pariwisata Silviana Murni memperlihatkan Blackberry Z3 Jakarta Edition pada acara peluncurannya di Ballroom Hotel Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Selasa (13/5/2014). Blackberry pertama yang dirancang khusus untuk pasar Indonesia ini tersedia untuk pelanggan mulai Kamis (15/5/2014) melalui mitra resmi dengan harga Rp2.199.000. (Rachman/JIBI/Bisnis) CEO Blackberry John Chen Hadir dalam Peluncuran Smartphone Terbaru Blackberry Jakarta
Minggu, 10 April 2016 21:00 WIB JIBI/Solopos.com/Newswire Gadget Share :

SMARTPHONE TERBARU
Bos Blackberry Janji Bikin Ponsel Android Lagi

Smartphone terbaru berbasis Android bakal kembali dibuat Blackberry.

Solopos.com, SOLO – Meski penjualan Priv tidak sesuai target, nyatanya tidak membuat BlackBerry kapok merilis ponsel Androidlagi. Malah perusahaan asal Kanada ini siap menggelontorkan dua ponsel Android anyar.

Rencana tersebut diutarakan langsung oleh CEO BlackBerry John Chen dalam sebuah interview. Ia mengatakan tahun ini pihaknya akan membesut dua ponsel berbasis Android ke pasaran.

Berbeda dengan Priv yang ditujukan untuk kelas premium. Kedua ponsel tersebut akan menyasar kalangan menengah dengan harga yang terjangkau kantong.

Dilansir PhoneArena, Minggu (10/4/2016), seperti diketahui, untuk Blackberry bisnis hardware mobile dalam beberapa tahun belakangan memang teramat susah mengena di hati para pengguna.

Walaupun perangkat pertama yang beroperasi dengan Android, Blackberry Priv, disebutkan berhasil mencuri perhatian namun kenyataan yang terjadi penjualan perangkat itu dinilai masih cukup rendah.

Walaupun begitu, CEO John Chen secara resmi mengkonfirmasi bahwa ke depan pihaknya akan kembali menghadirkan dua perangkat berbasis Android baru.

Chen mendetailkan perangkat mendatang ini, dimana salah satu akan menawarkan keyboard sedangkan lainnya layar sentuh. Kedua perangkat akan ditawarkan di kisaran harga US$300-US$400. Mari kita tunggu saja debut keduanya.

Kolom

GAGASAN
Tantangan Guru pada Era Digital

Gagasan ini dipublikasikan Harian Solopos edisi Sabtu (25/11/2017). Esai ini karya Novy Eko Permono, alumnus Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Pascasarjana IAIN Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah novyekop@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Krisis multidimensional yang dihadapi bangsa Indonesia semakin pelik mana kala arus…