Ilustrasi bayi dibuang (JIBI/Solopos/Dok.) Ilustrasi bayi dibuang (JIBI/Solopos/Dok.)
Minggu, 10 April 2016 17:05 WIB JIBI/Solopos/Antara Madiun Share :

PEMBUANGAN BAYI NGAWI
Bayi Perempuan Ditemukan dalam Kantong Plastik, Begini Kondisinya

Pembuangan bayi Ngawi terjadi di Desa Dadapan, Kecamatan Pangkur.

Solopos.com, NGAWI – Warga menemukan seorang bayi perempuan yang dibuang oleh orang tuanya di areal persawahan di Desa Dadapan, Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi, Jumat (8/4/2016) lalu.

Bayi yang diperkirakan baru lahir tersebut kali pertama ditemukan oleh Kaeran seorang petani warga Desa Dadapan, Kecamatan Pangkur, Ngawi.

Warga setempat, Sarjianto mengatakan bayi itu ditemukan Kaeran sudah berada di dalam tas plastik warna hitam dan menggantung di sepeda motor yang diparkir di area persawahan desa setempat.

“Menurut penuturan Kaeran, ia memarkir motornya dan ditinggal untuk melihat sawah. Saat kembali, di motornya sudah ada tas plastik hitam yang menggantung,” kata Sarjianto.

Kaeran mengira plastik tersebut berisi kucing. Saat dilihat seksama, ternyata berisi seorang bayi perempuan yang diduga baru beberapa jam dilahirkan oleh ibunya.

Kaeran langsung meminta tolong warga sekitar. Oleh warga, bayi berbobot 2,8 kilogram dan panjang 47 cm tersebut dibawa ke bidan desa setempat.

“Karena kondisinya yang mengkhawatirkan, bayi perempuan tersebut lalu dibawa ke Puskemas Pangkur untuk mendapatkan perawatan lebih baik,” kata Sarjianto.

Sarjianto menambahkan, ia dan warga juga telah melapor ke polisi atas temuannya tersebut. Polisi yang mendapat laporan lalu melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi penemuan bayi.

Sementara, bidan Puskesmas Pangkur Sri Wahyuni, Sabtu (9/4/2016), mengatakan saat dibawa ke puskesmas kondisi bayi kurang baik karena diduga kedinginan. Setelah mendapat perawatan, bayi berangsur membaik.

“Saat ini kondisinya cukup baik. Berbeda ketika dibawa warga kemari, ia terlihat pucat kebiruan karena kedinginan,” ujar Sri Wahyuni kepada wartawan.

LOWONGAN PEKERJAAN
Harian Umum SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…