Seorang petugas Jogoboro membersihkan genangan yang ada di lantai dua gedung parkir Abu Bakar Ali, Kamis (31/3/2016). (Gilang Jiwana/JIBI/Harian Jogja) Seorang petugas Jogoboro membersihkan genangan yang ada di lantai dua gedung parkir Abu Bakar Ali, Kamis (31/3/2016). (Gilang Jiwana/JIBI/Harian Jogja)
Minggu, 10 April 2016 16:20 WIB Gilang Jiwana/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

PARKIR DI JOGJA
Parkir di Stasiun Tugu untuk Pengunjung Stasiun dan Malioboro

Parkir di Jogja mendapatkan dukungan dari PT KAI yang akan menyediakan lahan untuk parkir pengunjung stasiun maupun Jalan Malioboro

Solopos.com, JOGJA- Kepala Dinas Perhubungan DIY Sigit Haryanta mengatakan konsep gedung parkir Malioboro di lahan PT KAI di kawasan stasiun Tugu sudah masuk dalam tahap konsep. Sejauh ini desainnya direncanakan berupa bangunan vertikal.

Untuk pembangunannya, Sigit mengatakan sementara ini proses pembangunan ditangani oleh PT KAI. Selanjutnya gedung parkir itu dibangun terlebih dahulu sebelum pembangunan fasilitas stasiun Tugu lainnya.

“Karena itu nanti juga untuk menunjang parkir kendaraan yang masuk ke stasiun Tugu maupun ke Malioboro,” tutur dia, baru-baru ini.

Rencana untuk menjadikan sisi barat Stasiun Tugu sebagai lokasi parkir sudah digelontorkan Sri Sultan Hamengku Buwono X sejak jauh hari. Dia mengatakan untuk menunjang Malioboro dibutuhkan lahan parkir seluas 3 hektar.

Jumlah itu diproyeksikan mampu menampung lonjakan kendaraan yang membawa penumpang masuk ke Malioboro dan sekitarnya pada puncak liburan.

Jumlah area parkir yang ada saat ini dinilainya masih jauh dari target itu. Karena itu Sultan mengatakan pihaknya sedang berkomunikasi dengan Pemerintah Kota Jogja dan beberapa pihak untuk membuka lahan parkir baru.

Beberapa lokasi yang dinilainya berpeluang sebagai lahan parkir baru antara lain sisi barat Stasiun Tugu, lahan eks-UPN di Ketandan serta area Pasar Sore Malioboro.

“Pokoknya kita butuh parkir seluas itu, kalau tidak masalah kepadatan di Malioboro akan sulit teratasi,” kata Sultan.

lowongan pekerjaan
AYAM BAKAR KQ 5, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…