Polisi Trenggalek menunjukkan dua warga Kota Malang yang dibekuk dalam kasus peredaran narkoba. (tribatanewsjatim.com)
Minggu, 10 April 2016 11:05 WIB Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com Madiun Share :

NARKOBA TRENGGALEK
2 Pengedar Sabu-Sabu Asal Malang Dibekuk Usai Makan di Warung

Narkoba Trenggalek, polisi menangkap dua pengedar narkoba di Trenggalek.

Solopos.com, TRENGGALEK — Anggota Satres Narkoba Polres Trenggalek menangkap dua pengedar narkoba jenis sabu-sabu seusai makan di salah satu warung makan di Desa Kendalrejo, Kecamatan Durenan, Trenggalek, Kamis (7/4/2016).

Dua pengedar sabu-sabu itu adalah NH, 41, warga Desa Mergosono, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang dan FF, 20. Warga Kelurahan Gadang, Kecamatan Sukun, Kota Malang.

Kasatres Narkoba Polres Trenggalek, AKP Hariyanto, mengatakan anggotanya berhasil menangkap dua pengedar sabu-sabu di wilayah hukum Trenggalek.

Penangkapan pelaku dilakukan petugas saat melakukan penyelidikan di lapangan. Dan saat itu petugas melihat tingkah laku dua orang tersebut yang mencurigakan dan terlihat sempoyongan.

Selanjutnya, polisi menghampiri dua orang tersebut dan melakukan penggeledahan. Saat menggeledah pelaku, polisi menemukan satu paket sabu-sabu dalam kemasan plastik klip seberat 0,92, dua unit handphone, dan uang tunai senilai Rp230.000.

“Kami terus memerangi peredaran narkoba di Trenggalek. Kami juga memburu pengedar maupun jaringan narkoba yang terus berkeliaran menebar bencana kepada genrasi muda,” kata dia yang dikutip Madiunpos.com dari laman tribatanewsjatim.com, Minggu (10/4/2016).

Dia menyampaikan saat ini kedua pelaku diamankan di Mapolres Trenggalek dan keduanya akan dituntut secara hukum karena telah membawa dan mengedarkan narkoba.

Sesuai dengan pasal 114 ayat 1 subs pasal 112 ayat 1 subs pasal 127 ayat 1 huruf a UU RI No. 35/2009 tentang Narkotika Jo pasal 55 KUHP dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

lowongan pekerjaan
AYAM BAKAR KQ 5, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…