Bupati Sleman Sri Purnomo (kanan) menyerahkan plakat kepada Direktur Utama RS PKU Muhammadiyah Gamping Ahmad Faisol di RS PKU Muhammadiyah Gamping, Sleman, Minggu (10/4/2016). (Kusnul Isti Qomah/JIBI/Harian Jogja) Bupati Sleman Sri Purnomo (kanan) menyerahkan plakat kepada Direktur Utama RS PKU Muhammadiyah Gamping Ahmad Faisol di RS PKU Muhammadiyah Gamping, Sleman, Minggu (10/4/2016). (Kusnul Isti Qomah/JIBI/Harian Jogja)
Minggu, 10 April 2016 18:20 WIB Kusnul Isti Qomah/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

Nama RS PKU Muhammadiyah Gamping Diresmikan

Nama RS PKU Muhammadiyah Gamping diresmikan setelah sebelumnya menggunakan nama RS PKU Muhammadiyah Unit II

Solopos.com, SLEMAN—Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping siap memberikan pelayanan kesehatan yang semakin baik kepada masyarakat seiring dengan bertambahnya usia dan peluncuran rebranding, Minggu (10/4/2016).

Direktur Utama RS PKU Muhammadiyah Gamping Ahmad Faisol  mengungkapkan, selama ini RS PKU Muhammadiyah menyandang nama PKU Muhammadiyah Unit II. Hal itu dinilai cukup membuat masyarakat bingung. Pada awal Maret 2016, secara resmi berganti nama menjadi RS PKU Muhammadiyah Gamping dan diluncurkan Minggu (10/4/2016).

“Saat ini merupakan tonggak sejarah bagi kami yang merupakan pengembangan dari RS PKU Muhammadiyah Jogja. Dengan nama baru ini, tentu akan semakin memudahkan masyarakat,” jelas dia kepada wartawan di area parkir RS PKU Muhammadiyah Gamping, Jl Wates Km 5,5, Gamping, Sleman, Minggu (10/4/2016).

Ahmad Faisol berharap, kepercayaan masyarakat akan semakin meningkat. RS PKU Muhammadiyah Gamping berkomitmen akan mendukung program Pemerintah Kabupaten Sleman untuk mewujudkan smart health.

Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan, di Sleman saat ini sudah ada 27 RS Umum, 25 Puskesmas berstandar ISO, dan banyak puskesmas pembantu. Kehadiran RS PKU Muhammadiyah Gamping akan semakin memantapkan Sleman untuk menjadi kabupaten yang lebih sehat dan cerdas.

“Kami sedang upayakan Sleman menjadi smart health. Pada 2015 kemarin baru jadi runner up I sehingga tinggal satu tingkat lagi,” papar dia.

Kehadiran RS PKU Muhammadiyah Gamping diharapkan mampu mendukung program untuk mewujudkan Sleman menjadi kabupaten yang cerdas dalam pelayanan kesehatan. “RS PKU Muhammadiyah Gamping harus memberikan pelayanan terbaik di Sleman,” papar dia.

Dalam kurun waktu lima tahun ke depan, Sleman berupaya untuk menjadi smart regency. Hal itu didukung aspek kesehatan, pendidikan, pemerintahan, dan pariwisata. “Kita sudah dapat smart  education dan government,” kata  dia.

Dalam acara itu, juga dilakukan prosesi serah terima bantuan ambulance untuk RS PKU Muhammadiyah Jogja dan RS PKU Muhammadiyah Gamping dari PT Bank Syariah Mandiri, PT Bank Niaga Syariah, dan PT Bank BNI Syariah.

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

Warganet Nostalgia THR Sriwedari sebelum Tutup

Kebijakan manajemen THR Sriwedari untuk menutup bisnis mengundang komentar nostalgia dari warganet. Solopos.com, SOLO – Batal pindah ke Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ), Taman Hiburan Rakyat (THR) Sriwedari resmi akan ditutup per 4 Desember 2017. Kabar ini membuat warganet Kota…