Manny Pacquiao melawan Timothy Bradley. (The Guardian)
Minggu, 10 April 2016 23:30 WIB JIBI/Solopos/Newswire Umum Share :

KABAR PETINJU
Menang di Laga Terakhir, Pacquiao Resmi Pensiun

Kabar petinju Manny Pacquiao yang memutuskan untuk pensiun.

Solopos.com, LAS VEGAS – Manny Pacquiao akhirnya memutuskan untuk gantung sarung tinju. Hal itu dilakukannya usai menang atas petinju Amerika Serikat, Timothy Bradley.

Pacquiao memang sudah memutuskan laga melawan Bradley akan menjadi yang terakhir baginya sebagai petinju profesional. Dan dia pun tak mengubah keputusannya itu setelah bertanding melawan Bradley di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Amerika Serikat, Minggu (10/4/2016) pagi WIB.

Pacquiao yang sudah berusia 37 tahun berhasil memenangi pertarungan terakhirnya itu. Petinju yang kerap dipanggil Pacman tersebut menang angka mutlak atas Bradley. Ketiga juri kompak memenangkan Pacquiao dengan skor sama, 116-110.

Dalam pertandingan itu, Pacquiao menjatuhkan Bradley sebanyak dua kali, masing-masing di ronde ketujuh dan kesembilan. Namun, Bradley masih sanggup bangkit dan meneruskan pertarungan. “Saya berusaha meraih kemenangan KO di setiap ronde. Gayanya adalah counter punch. Namun, saya membalasnya,” ujar Pacquiao seperti dikutip dari Detik.com, Minggu (10/4/201).

Ini merupakan pertarungan ketiga antara Pacquiao dan Bradley. Dalam dua pertarungan sebelumnya, Pacquiao sekali kalah angka split decision dan sekali menang angka mutlak. “Dia berbeda dengan dua pertarungan sebelumnya. Dia membaik,” imbuh Pacquiao.

Setelah ini, Pacquiao akan bergelut di dunia politik. Dia akan mengikuti pemilihan senat Filipina pada Mei 2016 mendatang. Pacquiao mengakui dirinya masih bisa bertarung di ring tinjju. Tapi keputusannya untuk pensiun sudah bulat, terlebih dia ingin memiliki banyak waktu dengan keluarga.

“Saya masih bisa bertarung, tapi saya sudah membuat keputusan untuk pensiun malam ini, bekerja untuk rakyat saya, dan menghabiskan lebih banyak waktu bersama keluarga saya,” tandasnya.

“Terima kasih untuk semua penggemar tinju, khususnya orang-orang Filipina. Saya benar-benar mengapresiasi semua bantuan dan dukungan kalian,” tuturnya.

Pacquiao kali pertama naik ring sebagai petinju profesional pada 22 Januari 1995. Dia sekarang punya rekor 58 kemenangan (38 KO), 6 kekalahan, dan 2 hasil imbang dalam 66 pertarungan. Dia adalah satu-satunya petinju yang pernah menjadi juara dunia di delapan kelas berbeda.

LOWONGAN PEKERJAAN
FORTUNA STEEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…