MEMBERSIHKAN RUANGAN Ilustrasi asrama (JIBI/Dok)
Sabtu, 9 April 2016 13:10 WIB LIli Sunardi/JIBI/Bisnis Peristiwa Share :

PROYEK PEMERINTAH
Revitalisasi Asrama Haji Bengkulu Disediakan Rp53,3 Miliar

Proyek pemerintah akan merevitalisasi asrama haji senilai Rp53,3 miliar.

Solopos.com, JAKARTA — Kementerian Agama memulai revitalisasi Asrama Haji Bengkulu yang diperkirakan akan menghabiskan Rp53,3 miliar, untuk mengoptimalkan layanan kepada calon jemaah haji.

Abdul Djamil, Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, mengatakan proyek revitalisasi Asrama Haji Bengkulu merupakan kelanjutan dari program yang telah dilakukan dalam tiga tahun terakhir.

“Setelah 12 embarkasi selesai, sekarang kami memulai dengan embarkasi antara, termasuk Asrama Haji Bengkulu,” katanya melalui keterangan resminya di Jakarta, Jumat (8/4/2016).

Abdul menuturkan revitalisasi asrama haji tersebut dilakukan untuk memperluas bangunan, dan meningkatkan kenyamanan para calon jemaah haji sebelum berangkat ke Arab Saudi.

Menurutnya, revitalisasi Asrama Haji Bengkulu sudah masuk tahap perencanaan yang dilakukan oleh Harwana Consultant yang memenangkan proses lelang untuk konsultan konstruksi.

Pengembangan Asrama Haji Bengkulu diperkirakan akan menghabiskan Rp53,3 miliar yang berasal dari surat berharga syariah negara (SBSN). Dana tersebut harus terserap habis untuk membangun asrama haji tersebut.

Abdul juga berpesan agar seluruh ruangan yang akan dibangun nantinya dapat dioptimalkan untuk jemaah haji yang menginap dengan kapasitas 455 orang jemaah untuk setiap kloter. Saat ini, Asrama Haji Bengkulu hanya memiliki kapasitas 180 orang jemaah.

lowongan pekerjaan
BMT ALFA DINAR, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…