Bupati Bantul Suharsono (kiri) didampingi Direktur PT Marvel Sports Internasional (dua dari kiri) saat melakukan peninjauan pegawai pabrik dalam acara peresmian pabrik sarung tangan PT Marvel Sport Internasional, Rabu (6/4/2016). (Yudho Priambodo/JIBI/Harian Jogja) Bupati Bantul Suharsono (kiri) didampingi Direktur PT Marvel Sports Internasional (dua dari kiri) saat melakukan peninjauan pegawai pabrik dalam acara peresmian pabrik sarung tangan PT Marvel Sport Internasional, Rabu (6/4/2016). (Yudho Priambodo/JIBI/Harian Jogja)
Sabtu, 9 April 2016 00:20 WIB Yudho Primbodo/JIBI/Harian Jogja Bantul Share :

LOWONGAN KERJA
PT. Marvel Sports Internasional Akan Serap 3000 Tenaga Kerja

Lowongan kerja untuk industri sarung tangan.

Solopos.com, SLEMAN- Sebanyak 3.000 tenaga kerja secara bertahap akan diserap oleh pabrik produsen sarung tangan yang baru diresmikan oleh Bupati Bantul Suharsono PT.Marvel Sports Internasional, Rabu (6/4/2016).

Direktur PT. Marvel Spors Internasional Christina Huang mengatakan, dengan diresmikannya pabrik ini semoga akan menyerap banyak tenaga kerja di Bantul.

“Kurang lebih nantinya akan membutuhkan 3.000 tenaga kerja, namun itu akan dilakukan secara bertahap sehingga kemudian itu akan berpengaruh untuk menekan angka pengangguran,” paparnya.

Diakuinya selama persiapan pembangunan dan perizinan pada tahun 2014-2015 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan dinas terkait sangatlah banyak membantu. Pasalnya Pemkab sendiri juga menyadari berdirinya kawasan-kawasan industri di Bantul akan berpengaruh pada kondisi masyarakat sendiri.

Bupati Bantul Suharsono mengatakan semakin banyak investor yang mendirikan pabrik di Bantul maka semakin banyak pengangguran di Bantul berkurang.

“Semakin banyak menyerap tenaga kerja berarti akan banyak mengurangi jumlah pengangguran anak muda sehingga mereka memiliki aktivitas yang positif,” kata Suharsono.

Suharsono juga menambahkan Pemkab Bantul sangat terbuka bagi investor yang akan mendirikan pabrik, segala urusan mengenai perizinan dan pendirian pabrik akan sangat dipermudah.

“Untuk itu bagi investor-investor lainnya silahkan jika ingin membangun pabrik, kami sangat terbuka untuk itu. Namun dalam pembangunan dan pendrian pabrik harus sesuai dengan peraturan serta syaratnya harus banyak menyerap tenaga kerja asli Bantul,” ujar Suharsono.

Ditambahkan lagi oleh Christina, pabrik sarung tangan yang terletak di Desa Sungapan, Argodadi, Sedayu, Bantul ini akan menargetkan sebanyak 1 juta sarung tangan setiap tahunnya setelah produksi berjalan lancar, kemudian produk sarung tangan tersebut akan di eksport di berbagai Negara seperti Amerika, Jepang, dan beberapa Negara lain di Eropa.

“Dengan melakukan eksport barang ke luar negeri nantinya pabrik ini juga akan menambah volume pendapatan bagi daerah,” katanya.

Ia berharap semoga pabrik ini dapat berjalan lancar, sehingga dengan demikian para investor dapat mengikuti jejak pabrik.

“Kami berharap semoga pabrik ini dapat membantu promosi bagi Kabupaten Bantul, agar investor lain juga mau untuk mengembangkan industrinya disini,” paparnya.

LOWONGAN PEKERJAAN
Tegar Transport Hotel Paragon Solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…