Gelandang serang Timnas Indonesia U-23, Bayu Gatra (kanan), saat berebut bola dengan pemain Myanmar, Nay Phyo Aung (kiri), pada pertandingan penyisihan grup B SEA Games 2013 di Stadion Youth Training Center, Yangon, Myanmar, Senin (16/12). Indonesia melaju ke final SEA Games dan berjumpa dengan Thailand. JIBI/Solopos/Antara/Deni Mahendra
Sabtu, 9 April 2016 23:40 WIB JIBI/SOLOPOS/Bola.com Indonesia Share :

ISC A 2016
Bayu Gatra Gabung Madura United

ISC A 2016 akan segera dihelat. Eks pemain Sriwijaya FC, Bayu Gatra memilih bergabung dengan Madura United.

 

 

Solopos.com, BANGKALAN — Terjawab sudah teka-teki pemain berdarah Madura yang akan bergabung dengan Madura United. Pemain yang dimaksud adalah Bayu Gatra Sanggiawan. Eks Timnas U-23 asal Jember, Jatim ini memang berdarah Madura.

Seperti diketahui beberapa waktu lalu manajer Madura United, Haruna Soemitro, membikin penasaran pencinta sepak bola nasional dengan berujar klub yang dikelolanya akan mendatangkan dua pemain lokal papan atas. Satu dari dua pemain itu disebut memiliki darah Madura.

“Kami bersyukur, proses untuk mendapatkan tandatangan Bayu Gatra akhirnya selesai. Per hari ini, Sabtu (9/4/2016), Bayu Gatra resmi menjadi bagian dari Madura United,” ungkap Haruna Soemitro, Sabtu (9/4/2016).

Sebenarnya ketika Madura United dikalahkan Semen Padang 0-3 pada uji coba di Stadion Gelora Bangkalan lalu, Bayu Gatra ada di sana. Lantaran proses negosiasi belum final, pemain yang mempersembahkan emas untuk Kaltim pada PON Riau 2012 itu tak dimainkan.

“Kemarin saat datang ke Stadion Bangkalan, memang sudah tinggal selangkah lagi. Sekarang sudah jelas, Bayu bersama tim ini,” tegas Haruna.

Lantaran sudah resmi jadi milik Madura United, Bayu Gatra akan langsung bergabung dalam latihan skuat Madura United di Kota Batu.

“Kami bersyukur, proses untuk memulangkan Bayu Gatra sudah tuntas. Mulai hari ini Bayu sudah resmi menjadi bagian dari keluarga Madura United,” ucap CEO Madura United, Achsanul Qosasi.

Dengan masuknya Bayu Gatra, posisi sayap klub berjuluk Sape Kerrab ini makin agresif. Eks pilar Bali United dan Sriwijaya FC ini akan bersaing dengan duo Papua, Engelberd Sani dan Elthon Maran, serta Rossi Noprihanis untuk jadi pemain inti di ISC A 2016.

“Jika Imanuel Wanggai bisa kami rekrut, Madura United punya gelandang-gelandang yang agresif untuk menembus pertahanan lawan,” ujar Achsanul Qosasi.

LOWONGAN PEKERJAAN
Bagian Legal, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…