Bintang Satya Wacana Salatiga, Respati Ragil Pamungkas (tengah) dan Rionny Rahangmetan (kanan) berusaha merebut bola dari pemain M88 Aspac Jakarta, Andakara Prastawa Dhyaksa, di GOR C-Tra Arena, Bandung, Jumat (8/4). (IblIndonesia.com)
Sabtu, 9 April 2016 11:30 WIB Farida Trisnaningtyas/JIBI/Solopos Umum Share :

INDONESIAN BASKETBALL LEAGUE
Lupakan Aspac, Satya Wacana Wajib Taklukkan NSH

Indonesian Basketball League diwarnai dengan kekalahan Satya Wacana dari M88 Aspac.

Solopos.com, BANDUNG — Satya Wacana Salatiga langsung mengalihkan fokus dalam partai melawan NSH Jakarta dalam lanjutan Seri V Indonesian Basketball League (IBL) di GOR C-Tra Arena, Bandung, Sabtu (9/4/2016). Target wajib menang ini diusung Satya Wacana setelah kalah dari M88 Aspac Jakarta, dengan skor, 56-81, Jumat (8/4).

Meladeni tim kuat asal ibu kota, Satya Wacana memang sengaja melepas game ini. Hal ini terbukti setelah Aspac mendominasi jalannya pertandingan. Mengandalkan duet Oki Wira Sanjaya dan big man Ferdinand Damanik, tim asuhan Jugianto Kuntardjo tancap gas sejak quarter pembuka.

Kelemahan Satya Wacana di paint area jadi senjata ampuh sukses dimanfaatkan Aspac. Duet Oki Wira Sanjaya dan Andakara Prastawa Dhyaksa menjadi top skor bagi tim Aspac (13 angka). Di kubu Satya Wacana Salatiga, Firman Dwi Nugroho berhasil menorehkan 15 poin dan dua assist. Hasil ini sekaligus mengantarkan Aspac menyapu bersih kemenangan di Seri V.

“Kami sedikit melepas laga lawan Aspac yang memang tampil fight. Kami tak mau buang tenaga sehingga saat lawan NSH Jakarta justru fisik drop,” papar pelatih Satya Wacana Salatiga, Efri Meldi, saat dihubungi Solopos.com, Jumat.

Efri memaparkan laga melawan NSH Jakarta cukup penting agar posisi Satya Wacana aman di zona playoff. Saat ini Respati Ragil dkk. bertengger di peringkat keenam dengan mengantongi 39 poin dari 28 laga. Harapan hasil apik kontra NSH nanti makin positif lantaran kesehatan Ragil kian membaik. Selama Ragil cedera, para pemain back up seperti Rionny Rahangmetan, Budi ”Acun” Sucipto maupun Andre Adrianno melakukan tugas dengan sangat baik.

“Saat menghadapi NSH nanti saya tekankan untuk lebih baik lagi dari sisi offense. Kami memang unggul head to head dari mereka, tapi ini tak boleh bikin lengah,” jelas Efri.

LOWONGAN PEKERJAAN
FORTUNA STEEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…