Sabtu, 9 April 2016 00:40 WIB Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

BENCANA ALAM
Longsor Kembali Terjadi, 13 Warga Terban Mengungsi

Longsor terjadi sekitar pukul 14.50 WIB saat terjadi hujan lebat.

 

 

Solopos.com, JOGJA-Bencana tanah longsor kembali terjadi di Kota Jogja. Sebanyak 13 warga harus mengungsi setelah terjadi tanah longsor di Kampung Blimbingsari RT 02 RW 01, Kelurahan Terban, Kecamatan Gondokusuman, Jumat (8/4/2016)

Longsor terjadi sekitar pukul 14.50 WIB saat terjadi hujan lebat. “Awalnya satu rumah yang longsor kemudian menimpa rumah yang dibawahnya, tapi penghuninya alhamdulillah selamat semua,” kata Yeti, salah warga yang rumahnya tidak jauh dari rumah korban longsor melalui sambungan telepon.

Yeti mengatakan awalnya yang longsor adalah rumah milik Sutri, 50, yang dihuni tiga kepala keluarga dengan total sembilan jiwa, termasuk balita berusia satu tahun dan dua tahun. Kemudian rumah itu menjatuhi rumah dibawahnya milik Dayat dan Aminah. “Rumah yang disampingnya juga retak-retak,” katanya.

Setelah kejadian warga langsung mengevakuasi para penghuni rumah yang terdampak longsor dibantu aparat kepolisian dan TNI bersama petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Data dari Pusat Pengendalian Operasional BPBD Kota Jogja tercatat ada 13 warga dari tiga rumah yang divekuasi ke tempat yang paling aman. “Sementara mereka mengungsi di rumah tetangga,” kata Kepala BPBD Kota Jogja, Agus Winarto.

Menurut Agus longsor setinggi 15 meter dan lebar 10 meter itu diakibatkan tanah labil kemudian tertimpa hujan. Pihaknya telah mengirimkan bantuan logistik dan terpal untuk menutup sementara agar lokasi longsor tidak tertimpa hujan.

Pada 1 April lalu, longsor juga terjadi di Kampung Jogoyudan, Kelurahan Gowongan, Kecamatan Jetis. Dalam peristiwa tersebut memaksa 39 warga mengungsi karena rumahnya mengalami keretakan. Longsor yang menimpa rumah Suji Indrawati, 66, itu berdampak ke rumah di sekitarnya. Ada 12 rumah yang terdampak. Sampai Jumat kemarin, lokasi longsor belum diperbaiki, namun sudah ditutupi terpal supaya longsor tidak tambah parah.

LOWONGAN PEKERJAAN
Tegar Transport Hotel Paragon Solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…