Halaman Depan Harian Umum Solopos edisi Jumat, 8 April 2016
Jumat, 8 April 2016 09:45 WIB Jafar Sodiq Assegaf/JIBI/Solopos.com Peristiwa Share :

SOLOPOS HARI INI
Terbelit Tali & Timpa Rumah, 2 Penerjun Meninggal

<bSolopos hari ini memberitakan tragedi terjun payung hingga kritik sosial jalan berlubang.

Solopos.com, SOLO – Berita bertajuk GERAKAN WARGA: Kritik Sosial Jalan Berlubang hingga tragedi dua penerjun TNI meninggal dunia menjadi berita utama Harian Umum Solopos edisi hari ini, Jumat (8/4/2016).

Simak rangkuman berita utama Harian Umum Solopos edisi hari ini, Jumat, 8 April 2016;

GERAKAN WARGA: Kritik Sosial Jalan Berlubang

Kritik sosial kerusakan jalan dengan mengecat (melingkari) ratusan lubang jalan menjadi gerakan masif di Soloraya. Gerakan masif yang berjalan selama setahun terakhir ini diinisiasi komunitas berbasis grup Facebook Info Cegatan Solo dan Sekitarnya (ICS).

Baca selengkapnya: epaper.solopos.com

INOVASI DAERAH: Kemudahan Layanan Kesehatan lewat 119

Inovasi layanan kesehatan dilakukan Pemkab Boyolali untuk memudahkan warga, termasuk memperoleh informasi kamar rawat inap rumah sakit. Berikut liputan wartawan Solopos, Muhammad Ismail, di Harian Umum Solopos edisi hari ini.

Baca selengkapnya: epaper.solopos.com

HUT TNI AU: Terbelit Tali & Timpa Rumah, 2 Penerjun Meninggal

Dua penerjun Batalyon 461 Pasukan Khas (Paskhas) TNI Angkatan Udara, Kopda Beny Piyandi dan Pratu Supranoto, meninggal saat terjun free fall dalam geladi bersih menyambut peringatan HUT ke-70 TNI AU di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (7/4). ”Salah satu penerjun payungnya tidak mengembang secara sempurna.”

Baca selengkapnya: epaper.solopos.com

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.ARTABOGA CEMERLANG, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…