Petugas Satpol PP Magetan memberikan pembinaan kepada sepasang kekasih yang ditangkap di Alun-alun Magetan, Senin (4/4/2016). (magetankab.go.id) Petugas Satpol PP Magetan memberikan pembinaan kepada sepasang kekasih yang ditangkap di Alun-alun Magetan, Senin (4/4/2016). (magetankab.go.id)
Jumat, 8 April 2016 11:05 WIB Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com Madiun Share :

PERGAULAN BEBAS
Dua Sejoli Ini Diciduk Satpol PP Saat Berbuat Mesum di Alun-Alun Magetan

Pergaulan bebas di Magetan kembali diungkap Satpol PP dengan menangkap sepasang kekasih yang berbuat mesum di alun-alun.

Solopos.com, MAGETAN — Sepasang kekasih tertangkap tangan oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Magetan sedang berbuat mesum di Alun-alun Magetan, Senin (4/4/2016), sekitar pukul 07.30 WIB.

Kedua pasangan itu kemudian digelandang petugas ke kantor Satpol PP untuk dibina. Mereka adalah JS, 27, warga Ulok Kupai, Bengkulu Utara, dan MD, warga Kecamatan Kawedanan Magetan.

Kasatpol PP Magetan, Chanif Tri Wahyudi, mengatakan awalnya petugas mencurigai gerak gerik pasangan yang berdua-duaan di sekitar air mancur Alun-alun Magetan.

Aksi pasangan yang berbuat mesum di Alun-alun Magetan. (magetankab.go.id)

Aksi pasangan yang berbuat mesum di Alun-alun Magetan. (magetankab.go.id)

Petugas tidak langsung menggerebek pasangan itu, melainkan mengamati tindakan pasangan muda itu terlebih dahulu.

Chanif menyampaikan setelah dua sejoli itu melakukan aktivitas yang mengarah pada tindakan mesum, petugas langsung bergerak cepat untuk menangkap dan mengamankan mereka ke kantor Satpol PP.

Dalam pengakuannya, kata Chanif, JS dan MD melakukan tindakan mesum itu untuk melepas rasa rindu karena telah lama tidak bertemu. Mereka saling berpisah karena JS selama ini berada di luar Jawa sedangkan MD bertempat tinggal di Magetan.

“Kami akan melakukan pembinaan terhadap dua pemuda itu. mereka juga diminta menandatangani surat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi pelanggaran yang telah mereka lakukan,” kata Chanif yang dikutip Madiunpos.com dari laman magetankab.go.id, Kamis (7/4/2016).

Lebih lanjut, dia menyampaikan tindakan tangkap tangan ini merupakan upaya petugas dalam penegakkan Perda supaya tercipta ketenteraman dan ketertiban di Kabupaten Magetan.

Selain itu, diharapkan bisa menimbulkan efek jera bagi pelaku penggar Perda sehingga tindakan serupa tidak terjadi lagi.

lowongan pekerjaan
Pengawas, Estimator, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL DP Murah, Angsuran Ringan! Nego sampai OKE! Yuni – 08562998806 (A00844092017) Terios…
  • LOWONGAN CARI PTIMER 2-4 Jam/Hari Sbg Konsltn&SPV Bid.Kshtn All Bckgrnd Smua Jursn.Hub:0811.26…
  • RUMAH DIJUAL Jual TNH&BGN HM 200m2,LD:8m,Strategis,Makamhaji,H:08179455608 (A00280092017) RMH STRG…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Komunisme dan Logika Kita

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (23/9/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, seorang editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Mungkin kita pernah membaca pernyataan bahwa adanya kemiskinan dan ketimpangan ekonomi…