Irma Bula menari bersama ular (Liputan6.com) Irma Bula menari bersama ular (Liputan6.com)
Jumat, 8 April 2016 13:45 WIB Jafar Sodiq Assegaf/JIBI/Solopos.com Peristiwa Share :

PENDANGDUT TEWAS DIGIGIT ULAR
Kisah Irma Bule Meninggal Digigit Kobra Mendunia

Pedangdut tewas digigit ular mendunia usai diberitakan media-media Indonesia.

Solopos.com, Jakarta  –  Pendandut asal Karawang, Jawa Barat, Irma bule, 29, tewas mengenaskan akibat gigitan king cobra saat manggung mendunia. Media-media seperti Dailymail.co.uk, Mirror, New York Daily hingga Emirates247 memuat berita menghebohkan ini.

Lama Mirror, kamis (7/4/2016), menceritakan kejadian saat Irma menyanyikan lagu di panggung. Saat itu, tanpa sengaja Irma yang sedang bergoyang menginjak ekor ular jenis King Cobra itu. Ular itu langsung menggigit paha Irma yang kemudian berhenti bergoyang.

Irma masih terus bernyanyi setelah king cobra menggigitnya, 45 menit kemudian Irma mulai kejang, muntah lalu tidak sadarkan diri. Sayangnya saat perjalanan ke Rumah Sakit nyawa Irma tidak dapat terselamatkan lagi.

Polisi saat ini masih terus menyelidiki kasus ini dan mengumpulkan informasi dari penonton. Seorang ahli Tulala Snake Research centre, Lydia Apririasari, mengatakan  kobra dapat membunuh seekor gajah dewasa seberat 1.000 kg dalam waktu dua jam, apalagi Irma yang mungkin bobotnya kurang dari 60 kg.

Selain dikutip media yang berbasis di Inggris, portal online asal Amerika Serikat, New York Daily dan media massa Jazirah Arab, Emirates247 juga mengutip kisah serupa.

The Telegraph menulis Pop star dies being bitten by cobra during live performance. Sedangkan New York Daily News menuliskan judul Indonesian pop star bitten by cobra on stage, continues singing for 45 minutes before death.

Selain mendunia lewat berita, video detik-detik Irma digigit kobra juga beredar di Youtube. Video ini menyebar secara viral di jejaring sosial lain seperti Facebook, Instagram, Twitter, hingga media sosial Amerika Serikat, Reddit dan jejaring sosial Tiongkok, Shina Weibo.

(Dwi Septiani Putri/JIBI/Solopos.com)

LOWONGAN PEKERJAAN
Bagian Legal, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…