Personel Mocca melayani permintaan Swinging Friends yang meminta tanda tangan dan foto bersama di Lantai 2 Solo Grand Mall, Minggu (10/5/2015) siang. (Irawan Sapto Adhi/JIBI/Solopos)
Jumat, 8 April 2016 01:10 WIB Kharisma Dhita Retnosari/JIBI/Solopos Solo Share :

KONSER MUSIK
Kembali Sapa Kota Solo, Mocca Obati Kerinduan Fans

Konser musik Mocca akan hadir di Solo.

Solopos.com, SOLO – Kelompok musik indie pop kota kembang, Mocca, kembali hadir di Kota Solo pada Sabtu (9/4/2016) malam di stadion Gelora Bung Karno Manahan, Solo. Tak sendiri, Mocca ditemani dua kelompok musik indie Kota Solo, yakni FAM dan Meltic. Penampilan mereka pada malam tersebut merupakan bagian dari rangkaian pergelaran musik G-Ground Urban Gigs.

Mocca, band indie kota kembang yang satu ini merupakan salah satu favorit penikmat musik indie di Kota Solo. Sebagaimana diketahui, penampilan terakhir mereka di Kota Solo pada 10 Mei 2015 lalu di Taman Wisata Balekambang memukau ratusan swinging friends, sebutan untuk fans mereka.

“Mocca itu sampai kapan pun musiknya selalu asyik didengar. Selalu ada yang beda di Mocca, sesuatu yang bikin kangen,” ujar Ipong Setyawan, 30, salah seorang penggemar Mocca saat dijumpai Solopos.com, Kamis (7/4/2016).

Terbentuk di Bandung pada 1997 lalu, kelompok musik yang beranggotakan Arina Ephipania (vokal, flute), Riko Prayitno (gitar), Achmad Pratama (bass), dan Indra Massad (drum) ini memiliki musikalitas yang mumpuni.

Menapaki karier bermusik mulai dari panggung-panggung dalam negeri, Mocca lalu menjelajah sampai ke manca negara. Mocca dikenal sebagai kelompok musik yang khas dengan komposisi unik mereka.

Sempat vakum selama sekitar empat tahun, pada 2015 Mocca kembali dengan album teranyar mereka, Home. Ya, Mocca sempat vakum semenjak kepindahan Arina ke Amerika Serikat sejak 2011 lalu untuk mengikuti sang suami yang berkewarganegaraan Amerika Serikat. Kendati demikian, kerinduan terhadap atmosfer musik Tanah Air membawanya pulang di 2015.

Sementara itu baik FAM maupun Meltic, keduanya merupakan kelompok musik dengan komposisi musik yang juga unik dan menarik. Tak kalah dengan kota-kota lainnya, Kota Solo termasuk salah satu kota dengan anak-anak muda yang sangat mengapresiasi musik, utamanya musik indie. Tumbuh kembang kelompok musik indie di Kota Solo boleh dikata cukup progresif dengan semakin banyak kelompok musik generasi baru yang bermunculan.

“Kami terus berusaha bertumbuh dan saling menempa kualitas bersama. Jalur indie sendiri memang lagi jadi tren, tapi itu malah jadi alasan bagi kami untuk tidak asal-asalan dalam bermusik,” ujar Indra Permana, salah satu personel FAM saat dihubungi Solopos.com, Kamis (7/4/2016).

Lebih dari sekadar pertunjukan musik, para pengunjung juga bisa belajar banyak hal dari pencil color workshop di seputaran venue acara mulai sekitar pukul 16.00 WIB. Creative market dan aksi live mural painting akan menambah semarak acara sepanjang sore hingga malam. Siapa pun boleh datang dan bergabung di acara tersebut. Baik acara konser maupun workshop kali ini gratis, tanpa pungutan bayaran, sebagaimana dikutip dari akun Instagram @urbangigs.

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…