Pedagang berkegiatan di sekitar jalan yang rusak di Kompleks Pasar Besi Tua, Kelurahan Semanggi, Pasar Kliwon, Solo, Kamis (7/4/2016). (Irawan Sapto Adhi/JIBI/Solopos)
Jumat, 8 April 2016 06:25 WIB Irawan Sapto Adhi/JIBI/Solopos Solo Share :

KERUSAKAN INFRASTRUKTUR SOLO
Pedadang Pasar Besi Tua Tuntut Perbaikan Jalan

Kerusakan infrastruktur Solo tepatnya di Pasar Besi Tua, Semanggi diminta pedagang segera diperbaiki.

Solopos.com, SOLO – Sejumlah pedagang menuntut perbaikan akses jalan di Pasar Besi Tua, Kelurahan Semanggi, Pasar Kliwon, Solo.

Salah satu pedagang Pasar Besi Tua, Suyitno, 51, mengatakan infrastruktur jalan di kompleks Pasar Besi Tua kini dalam kondisi rusak parah. Sejak tujuh tahun silam, menurut dia, infrastruktur jalan di Pasar Besi Tua belum pernah diperbaiki kembali.

Suyitno menginginkan Pasar Besi Tua memiliki sarana dan prasarana yang nyaman seperti di pasar-pasar lain di Solo.

“Berdasarkan catatan pedagang, perbaikan jalan di kompleks pasar terakhir dilakukan pada tahun 1999 lalu. Perbaikan jalan dilakukan dengan pengaspalan. Pedagang dan warga [Semanggi] mengeluhkan kondisi jalan yang kini rusak sehingga tidak lagi nyaman untuk dilalui,” kata Suyitno kepada solopos.com di Pasar Besi Tua, Kamis (7/4/2016)

Suyitno yang juga menjabat sebagai koordinator kemananan Paguyuban Pedagang Pasar Besi Tua tersebut menyampaikan kondisi jalan yang baik akan semakin menarik minat masyarakat untuk datang ke Pasar Besi Tua. Menurut dia, infrastruktur jalan di Pasar Besi Tua cukup diperbaiki dengan cara pengaspalan kembali.

“Selain menunjang kenyamanan, pengaspalan juga diperlukan untuk membatasi aktivitas pedagang. Maksudnya, pedagang bisa semakin jelas mengerti batas tempat untuk melekatakan barang dagangan, yakni tidak boleh sampai ke badan jalan. Beberapa pedagang saat ini masih menggunakan badan jalan untuk menaruk barang-barang,” jelas Suyitno.

Suyitno menceritakan beberapa pedagang menyaksikan petugas dari Pemerintah Kota (Pemkot) Solo datang ke Pasar Besi Tua pada Maret lalu untuk mengecek kondisi jalan. Menurut dia, petugas juga sampai mengukur lebar jalan di kompleks Pasar Besi Tua. Namun, Suyitno mengatakan, petugas tidak memberitahukan maksud kehadiran mereka kepada para pedagang.

Senada dengan Suyitno, pedagang Pasar Besi Tua lainnya, Supriyadi, menilai perbaikan jalan mendesak dilakukan. Menurut dia, pedagang kerap mendapat keluhan dari para pengunjung. Supriyadi membenarkan petugas dari Pemkot sempat meninjau Pasar Besi Tua belum lama ini. Dia berharap Pemkot membantu pedagang untuk menyediakan akses jalan yang nyaman.

“Pedagang mendukung pemerintah apabila hendak memperbaiki jalan di Pasar Besi Tua. Kalau soal bangunan los, sudah menjadi tanggung jawab pedagang untuk merenovasi. Pedagang sepakat apabila jalan bisa segera diperbaiki, pengunjung pasar semakin bertambah. Pasar Besi Tua terlihat semakin tertata,” papar Supriyadi.

Saat dimintai informasi, Lurah Pasar Besi Tua, Joko Susilo, tidak bisa menjelaskan secara lugas perbaikan jalan di Pasar Besi Tua. Hanya, dia mengaku, sempat mendengar adanya rencana perbaikan tersebut, namun tidak tahu akan dilaksanakan kapan. Joko menganjurkan solopos.com untuk mewawancarai langsung Kepala Dinas Pengelolaan Pasar (DPP) Solo Subagiyo terkait rencana program untuk Pasar Besi Tua.

 

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.MICROVISION INDONESIA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…