Madura United (Bola.com) Madura United (Bola.com)
Jumat, 8 April 2016 19:35 WIB JIBI/SOLOPOS/Bola.com Indonesia Share :

Kalah Saat Uji Coba, Pemilik Klub Ini Justru Bersyukur

Kalah saat uji coba membuat pemilik klub Madura United, Achsanul Qosasi bersyukur.

 
Solopos.com, JAKARTA — Grafik permainan Madura United seolah terjun bebas seusai tampil apik pada Piala Gubernur Kaltim dan finis sebagai runner-up. Terbaru, anak asuh Gomes de Oliveira dipermalukan tamunya, Semen Padang, skor 0-3, pada uji coba di depan para pendukungnya di Stadion Gelora Bangkalan, Bangkalan, Kamis (7/4/2016).

Apa kata pemilik Madura United, Achsanul Qosasi, soal kekalahan telak itu? “Kekalahan ini wajib kami syukuri karena terjadi pada laga uji coba. Jadi, tidak memengaruhi posisi pada klasemen,” ucap sosok yang akrab disapa dengan inisial AQ ini, menghibur para suporter.

Kader Partai Demokrat ini tergugah untuk mengomentari kekalahan terbesar sejak Madura United mengakuisisi PBR pada 10 Februari lalu itu.

Achsanul tetap mencoba tenang dan berpikir strategis menyangkut masa depan FabianoBeltrame dkk. di persaingan pentas elite sepak bola nasional yang terkenal keras dan kejam.
“Di tengah kemacetan Jakarta, saat perjalanan pulang ke rumah, saya membaca komentar suporter di medsos. Ada yang menghujat, ada pula yang mengambil sisi positif dari kekalahan itu. Inilah sepak bola, kami bisa disanjung setinggi langit dan bisa juga dicaci-maki seperti pesakitan,” tuturnya.

Di medsos itu, lanjut mantan bendahara PSSI itu, striker asal Spanyol, Pablo Rodriguez, jadi fokus bahasan. “Pablo dinilai ‘lecak dan letoy’. Bahkan ada yang minta dia dibuang layaknya pecundang. Pablo Rodriquez tetap saya pertahankan. Justru pembelian Bikram Lama yang tidak sesuai kebutuhan tim. Kami akan mencari striker Asia untuk tandem Pablo,” kata Achsanul.

Pemilik klub berusia 50 tahun itu berusaha meyakinkan para suporter agar tetap tenang menyikapi hasil buruk pada uji coba melawan Semen Padang di kandang itu.

“Tenang Tretaannn (saudara-saudara). Inilah manfaat uji coba. Bagi saya kekalahan ini memang perlu dialami sebelum masuk ujian yang sebenarnya. Kalau menuruti kata hati yang sakit dan kecewa ini, rasanya saya ingin mengganti semua pemain. Tapi, kami harus berpikir jernih menghadapi hal seperti ini. Manajemen harus mengambil langkah taktis dan strategis. Sisa waktu nanti, kami akan pemusatan latihan lagi di Batu,” beber Achsanul.

LOWONGAN PEKERJAAN
PT. SEMBADA AGUNG PRATAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…