Politikus PKS Fahri Hamzah seusai memberikan keterangan kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Senin (4/4/2016). (JIBI/Solopos/Antara/Rivan Awal Lingga)
Jumat, 8 April 2016 14:45 WIB Jafar Sodiq Assegaf/JIBI/Solopos.com Politik Share :

FAHRI HAMZAH DIPECAT
Dikeluarkan dari Grup WA PKS, Fahri Ngomel di Twitter

Fahri Hamza dipecat PKS dan mengaku dikeluarkan dari grup Whatsapp PKS.

Solopos.com, SOLO – Mantan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahri Hamzah mengomel di jejaring sosial Twitter. Fahri mengaku dikeluarkan dari banyak grup Whatsapp kader PKS dan mengaku bingung.

Rupanya tak cuma dipecat dari partai, Fahri Hamzah juga dikeluarkan dari seluruh akses komunikasi partai. Kader-kader PKS dilarang berhubungan dan membahas masalah Fahri Hamzah.

Fahri berkeluh kesah melalui akun Twitter-nya, @fahrihamzah. Menurut dia, PKS juga mengeluarkan dirinya dari grup Whatsapp partai.

“Tiba-tiba saya dikeluarkan dari banyak grup WhatsApp kader. Mereka dilarang mendiskusikan saya. #BersamaPKS,” tulis Fahri di akun Twitternya, Jumat (8/4).

Menurutnya, para pimpinan PKS melakukan teror kepada para pengurus di daerah. Agar tak ada yang membela Fahri Hamzah. “Sekarang, mereka mulai meneror struktur di bawahnya juga kader agar memutus hubungan dengan saya. #BersamaPKS,” kata Fahri.

Fahri melanjutkan, Salim Segaf Aljufrie saat ini sedang melakukan kudeta terhadap PKS. Sampai saat ini, Fahri tak terima dipecat dari partai yang dideklarasikannya dan ikut membesarkan partai selama ini.

“Sekarang, apa yang barus saya lakukan? Setelah mereka mengusir saya dari rumah dakwah saya? #BersamaPKS,” cetus dia. “Dengan sepucuk surat, mereka merampas setengah dari hidup saya yang indah bersama dakwah. #BersamaPKS,” lanjut dia.

Seperti diketahui, Fahri dipecat karena dianggap tidak sejalan dengan ideologi partai serta menolak ikut aturan partai untuk mundur dari pimpinan DPR. Atas hal itu, Fahri ajukan gugatan ke PN Jaksel dengan alasan mencari keadilan.

lowongan pekerjaan
PT.MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…