Skutik karya mahasiswa ITS dan Garanasindo. (Youtube.com) Skutik karya mahasiswa ITS dan Garanasindo. (Youtube.com)
Kamis, 7 April 2016 19:10 WIB Himawan Ulul/JIBI/Solopos.com Roda 2 Share :

SEPEDA MOTOR LISTRIK
Harga Skutik Ciptaan Mahasiswa ITS di Bawah Vario

Sepeda motor listrik ciptaan ITS-Garansindo segera diproduksi.

Solopos.com, JAKARTA – Prototipe sepeda motor listrik ciptaan mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dan PT Garansindo sudah final. Harga jualnya pun sudah bisa diprediksi, yakni di bawah Honda Vario.

Tahun lalu CEO Garansindo, Muhammad Al Abdullah sempat mengatakan sepeda motor listrik hasil kolaborasi dengan ITS Surabaya akan dibanderol Rp30 jutaan. Itu karena teknologinya mengadopsi milik Zero Motorcycle, pabrikan motor elektrik asal Amerika Serikat.

Tetapi baru-baru ini ia merevisinya dan menyebut harga skuter matik (skutik) antibensin itu bisa jauh lebih murah tanpa merubah teknologinya, yakni Rp15 jutaan. Seperti dilansir laman Otonity, Rabu (6/4/2016), harga itu didapat berkat strategi bisnis khusus.

”Target harga Insya Allah Rp15 juta. Tentu ada formula bisnis khusus yang sudah dirancang Garansindo supaya target harga itu bisa tercapai,” paparnya.

Meski perakitan skutik listrik ITS-Garansindo sudah final, sebagaimana dilaporkan laman Detik, tahapan pengujiannya masih cukup panjang sebelum akhirnya bisa diproduksi massal dan dipasarkan.

”Masih ada serangkaian uji coba. Untuk power controller sendiri saat ini masih 25 persen, ini harus diuji 50 persen sampai 100 persen baru bisa uji jalan. Kami harap bisa segera komplet dan akhir tahun ini siap direvisi untuk sistemnya. Selepas itu baru bisa dikomersilkan,” ungkap Dosen ITS, M Nur.

Sebagai informasi, skutik ITS-Garansindo dibekali mesin listrik yang mampu menghasilkan tenaga setara motor 110 cc. Mesin tersebut dipadukan dengan baterai berkapasitas 7,0 kW yang dapat diisi ulang dilepas-pasang.

 

lowongan pekerjaan
CV MUTIARA BERLIN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…