Saefudin (hijau, kanan) saat mengikuti sesi latihan sore di Stadion Tridadi, Selasa (5/4/2016).(Arief Junianto/JIBI/Harian Jogja) Saefudin (hijau, kanan) saat mengikuti sesi latihan sore di Stadion Tridadi, Selasa (5/4/2016).(Arief Junianto/JIBI/Harian Jogja)
Kamis, 7 April 2016 02:20 WIB Arief Junianto/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

PSS SLEMAN
Saefudin Terus Dipantau

PSS Sleman, manajemen masih memantau.

Solopos.com, SLEMAN-Pemain baru asal Surabaya Saefudin masih terus masuk dalam radar pantauan tim pelatih dan manajemen PSS Sleman. Itulah sebabnya, manajemen belum mengambil keputusan terhadap pemain yang berposisi sebagai bek itu.

Hal itu diungkapkan oleh Manajer PSS Sleman Arif Juliwibowo. Saat dihubungi, dirinya membenarkan bahwa Saefudin kini tengah ia pantau secara khusus. Sejak kedatangannya ke Sleman beberapa waktu lalu, pihaknya memang belum bisa melihat secara utuh performa Saefudin.

“Kalau dilihat secara teknik sih tak ada masalah. Tapi saya perlu melihatnya dalam sebuah tim,” ucap Arif.

Itulah sebabnya, besar kemungkinan mantan pemain Persebaya Surabaya itu akan dibawanya serta dalam rombongan saat tim PSS Sleman bertandang ke Semarang, Sabtu (9/4/2016). Menurut dia, dalam laga uji coba macam itulah, kemampuan dan skill pemain bisa terlihat lebih objektif.

Hingga kini, Arif melanjutkan, jumlah pemain yang telah dikontraknya secara lisan sudah mencapai 17 orang. Dengan begitu, manajemen memang masih memiliki sisa 6 pemain yang belum diikatnya secara lisan.

“Karena dari total kuota 25 pemain yang ditetapkan PT GTS [Gelora Trisula Semesta], kesepakatan kami hanya pakai 23 saja,” imbuhnya.

Selain Saefudin, keenam pemain yang kini tengah dipantaunya secara khusus itu diantaranya adalah striker baru asal klub lokal Sleman, Jodi Kurniadi serta bek asal Semarang Eko Prasetyo. Bahkan rencananya, pekan depan pihaknya juga akan kembali menjajal seorang striker baru dari luar DIY untuk bisa.

“Jadi, nanti kami akan pilih Saefudin atau Eko untuk mengisi lini belakang,” ungkapnya.

lowogan pekerjaan
Supervisor Produksi, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…