Kamis, 7 April 2016 21:25 WIB Ahmad Baihaqi/JIBI/Solopos.com Liga Champions Share :

PSG VS MANCHESTER CITY
The Citizens Harus Fokus di Leg Kedua

PSG vs Manchester City berakhir imbang dengan skor 2-2.

Solopos.com, PARIS – Manchester City berhasil menahan imbang raksasa Prancis, Paris Saint-Germain, pada leg pertama babak perempatfinal Liga Champions 2015/2016. Bermain di Parc des Princes, Kamis (7/4/2016), City dan PSG bermain imbang 2-2.

Hasil imbang itu cukup menguntungkan bagi City, mengingat leg kedua bakal digelar di markas mereka, Etihad Stadium, pekan depan. Selain itu, mereka juga sudah mengantongi dua gol tandang. Namun, pelatih Manuel Pellegrini meminta timnya untuk tetap fokus.

Pellegrini juga mengingatkan timnya untuk tidak lebih dulu memikirkan untuk mencetak sejarahg. Ya, ini adalah kali pertama City bermain di babak perempatfinal Liga Champions. Jika mampu lolos ke semifinal, mereka pun mencetak sejarah lagi.

“Dengan mencetak dua gol ini menjadikan sebuah hasil yang bagus karena kami bermain di laga away di markas tim yang bagus. Tapi segala kemungkinan masih terbuka pada leg kedua di Manchester,” kata Pellegrini seperti dikutip dari Daily Star, Kamis (7/4/2016).

“Cukup penting untuk tetap menjaga mental tapi tim ini mempunyai kepribadian dan keyakinan untuk melakukannya. Saya rasa kami tidak difavoritkan, baik sebelum leg pertama ini atau setelahnya. Anda tak pernah jadi tim favorit ketimbang PSG,” imbuhnya.

“Kita tak perlu bicara soal semifinal. PSG adalah tim yang bagus dengan pemain-pemain yang hebat dan mereka masih mempunyai kesempatan untuk membalikkan keadaan. Kalau kami sudah lolos dan memastikan kalau kami cetak sejarah barulah kita bicarakan hal itu,” tandas Pellegrini.

LOWONGAN PEKERJAAN
Bagian Legal, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…