Wali Kota Salatiga, Yuliyanto (tengah), saat melakukan pendaftaran sebagai calon wali kota dari Partai Demokrat di Kantor DPC Partai Demokrat Salatiga, Rabu (6/4/2016). (Imam Yuda Saputra/JIBI/Semarangpos.com)
Kamis, 7 April 2016 23:50 WIB Imam Yuda Saputra/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

PILKADA SALATIGA
Ini Alasan Yuliyanto Kembali Maju Sebagai Cawali di Pilkada 2017

Pilkada Salatiga, calon petahana atau incumbent, Yuliyanto, akan maju karena berbagai alasan.

Solopos.com, SALATIGA – Wali Kota Salatiga, Yuliyanto, secara resmi menyatakan siap maju kembali pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Salatiga 2017 nanti. Keputusan ini dibuktikan Yuliyanto dengan melakukan pendaftaran sebagai calon wali kota di Kantor DPC Partai Demokrat (PD) Salatiga, Rabu (6/4/2016).

Pada Pilkada 2017 nanti, Yuliyanto mengaku akan kembali berpasangan dengan M. Haris dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang saat ini menjabat sebagai wakil Wali Kota Salatiga. Keduanya siap kembali memenangi Pilkada dan memimpin lagi pemerintahan Kota Salatiga.

Yuliyanto mengaku ada beberapa alasan yang membuatnya ingin kembali mencalonkan diri sebagai wali kota. Salah satunya adalah ingin menyelesaikan program kerja pemerintahannya yang saat ini belum tuntas.

“Ada beberapa hal yang melatarbelakangi saya untuk kembali maju sebagai wali kota. Saya masih ingin menyelesaikan program-program kerja yang belum tuntas, seperti wajah kota dan pembangunan infrastruktrur lain,” ujar Yuliyanto saat dijumpai wartawan seusai mengambil formulir pendaftaran calon wali kota di Kantor DPC PD Salatiga, Rabu.

Yuliyanto mengaku program wajah kota yang selama ini digagas pemerintahannya masih jauh dari kata sempurna. Penataan trotoar, pedagang kaki lima (pkl), dan penghijauan, guna mempercantik Kota Salatiga, belum tuntas sepenuhnya.

Selain itu, pembangunan infra struktur juga belum sepenuhnya tuntas, salah satunya adalah pembangunan Pasar Rejosari atau yang lebih akrab disebut dengan sebutan Pasar Sapi. Pasar yang terbakar pada 2008 itu hingga kini pembangunannya masih terkatung-katung alias mangkrak.

Terkait pembangunan Pasar Rejosari itu, Yuliyanto mengaku akan tetap menggandeng investor. Pernyataan Yuliyanto ini berbanding terbalik dengan sikap Ketua DPRD Salatiga, Teddy Sulistyo, yang menolak jika pembangunan Pasar Rejosari itu dilakukan dengan sistem kerja sama investor.

“Kalau tidak dikerjakan dengan investor, Pemkot yang rugi,” jelas Yuliyanto.

LOWONGAN PEKERJAAN
Taman Pelangi Jurug, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…