Ilustrasi pameran mobil (Burhan Aris Nugraha/JIBI/Solopos) Ilustrasi pameran mobil (Burhan Aris Nugraha/JIBI/Solopos)
Kamis, 7 April 2016 14:45 WIB Lavinda/JIBI/Bisnis Ekonomi Share :

PAMERAN OTOMOTIF
Buka IIMS, JK: Kemajuan Otomotif Sulit Dipisahkan dari Peran Negara

Pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) dibuka Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Solopos.com, JAKARTA – Kemajuan industri otomotif tak bisa dipisahkan dari peran negara, maka keduanya harus bekerja sama mengembangkan industri demi mendongkrak pertumbuhan ekonomi.

Hal itu disampaikan Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam pidato pembukaan Indonesia International Motor Show 2016, Kamis(7/4/2016), di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat.

Kalla menilai pameran bertema ‘The Essence of Motor Show’ yang berlangsung pada 7-17 April 2016 itu menggambarkan optimisme industri dan harapan ekonomi sedang berjalan dengan baik. Pasalnya, idikator gerak ekonomi antara lain kinerja industri, seperti penjualan otomotif, perumahan, dan ritel.

“Angka penjualan otomotif ditentukan oleh tiga hal pokok, yakni jumlah penduduk, pertumbuhan ekonomi, dan panjang jalan suatu negara,” sebut Kalla dalam pidato.

Indonesia memiliki jumlah penduduk yang besar, meski pertumbuhan ekonomi sedikit lebih rendah dari negara kawasan.

Sebagai negara kepulauan, jalan di Indonesia lebih pendek dibandingkan panjang jalan di Thailand atau Malaysia yang merupakan negara kontinental.

Jika Indonesia memiliki panjang jalan yang mumpuni, maka akan tercipta konsumen sekaligus produsen industri otomotif nasional yang besar. Sebaliknya, apabila pemerintah tak membangun infrastruktur, maka kinerja industri otomotif hanya akan menimbulkan kemacetan.

“Maka industri harus membantu memberi solusi mengatasi kemacetan. Intinya inovasi agar masalah bisa diatasi” katanya.

Di sisi lain, pembangunan infrastruktur ditentukan oleh pendapatan pajak dari hasil penjualan produk otomotif. Maka itu, pemerintah berharap industri otomotif dalam negeri berkembang agar kegiatan ekonomi, pendapatan masyarakat, dan penghasilan pajak lebih tinggi. Intinya, kedua hal saling terkait.

LOWONGAN PEKERJAAN
SUMBER BARU LAND, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…