Ilustrasi (JIBI/SOLOPOS/Reuters)
Kamis, 7 April 2016 03:05 WIB JIBI/Solopos/Antara Madiun Share :

HAJI 2016
Kuota Haji Tulungagung Bertambah Jadi 858 Kursi

Haji 2016 untuk kuota Tulungagung bertambah 24 kursi.

Solopos.com, TULUNGAGUNG – Kuota calon jemaah haji untuk Kabupaten Tulungagung Jawa Timur tahun 2016 bertambah 24 kursi dari sebelumnya 834 menjadi 858 kursi.

“Jumlah itu bersifat sementara, bisa bertambah atau berkurang tergantung calon jemaah hajinya,” kata Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung Suryani di Tulungagung, Selasa (5/4/2016).

Suryani menjelaskan penambahan kuota tidak lepas dari banyaknya kursi yang kosong dari pusat sehingga Tulungagung ada penambahan jatah dari kuota yang telah ditetapkan sebelumnya.

Tahun ini, kata dia, sudah ada dua usulan pembatalan keberangkatan haji karena calon haji meninggal dunia. Kendati demikian, munculnya pengajuan itu tidak akan mengubah jatah kursi yang didapat kelompok terbang dari Tulungagung.

“Kursi yang kosong otomatis akan diisi antrean berikutnya sesuai nomor urut dan skala prioritas,” ujarnya. Suryani menjelaskan dua calon haji yang meninggal wajib melakukan pembatalan keberangkatannya melalui ahli waris.

Caranya, kata dia, yakni dengan mengajukan pembatalan yang melampirkan identitas kependudukan seperti KTP, kartu keluarga (KK), kuasa waris dan beberapa persyaratan lainnya ke Kakemenag Tulungagung untuk selanjutnya diteruskan ke Kanwil Kakemenag Provinsi Jatim.

“Dari Kanwil akan diajukan ke Kementerian Agama di Jakarta, karena nama mereka sudah tercantum di pusat. Dua bulan proses pengajuan pembatalan, uang akan ditransfer ke rekening keluarga calon haji,” beber dia.

Terkait kabar penambahan kuota haji sebanyak 10.000 kursi hasil pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Kepala Negara Arab Saudi Raja Salman, Suryani menegaskan sejauh ini belum ada penetapan penambahan.

LOWONGAN PEKERJAAN
Bagian Legal, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…