Pameran Batu Mulia Kekayaan Nusantara Gemart di The Park Mall, Rabu (25/3/2015). (Reza Fitriyanto/JIBI/Solopos) Ilustrasi pameran batu mulia (Reza Fitriyanto/JIBI/Solopos)
Kamis, 7 April 2016 01:05 WIB JIBI/Solopos/Antara Madiun Share :

BATU MULIA
Pakde Karwo Ingin Eskpor Batu Mulia Pacitan Meningkat

Batu mulia Pacitan cukup dikenal kualitasnya hingga diekspor ke luar negeri.

Solopos.com, SURABAYA – Bupati Pacitan terpilih Indartato diminta tetap mempertahankan kualitas produksi dan meningkatkan ekspor batu mulia sehingga bermanfaat bagi kesejahteraan warga setempat.

“Siapa yang tidak mengenal kualitas batu mulia asal Pacitan? Namanya tidak hanya menasional, tapi mendunia,” ujar Gubernur Jawa Timur Soekarwo di sela-sela sambutan pelantikan pasangan Bupati-Wakil Bupati Pacitan di Surabaya, Senin (4/4/2016).

Menurut Pakde Karwo, sapaan akrab gubernur, Pacitan merupakan satu dari 11 daerah yang memproduksi dan menghasilkan batu mulia maupun perhiasan terbaik di Indonesia.

“Salah satu yang menjadi andalan adalah beragam warna batu kalsedon. Batu di Pacitan itu beda warna, beda makna dan beda harga. Batu di sana sudah terakui kulitasnya,” ucap orang nomor satu di Pemprov Jatim tersebut.

Selain pengembangan batu mulia, Pakde Karwo juga berharap pembenahan insfrastruktur di kawasan Pacitan, terutama pelebaran jalan agar aksesnya lebih mudah dikunjungi.

“Jangan dilupakan mempercepat pengerjaan Waduk Pitu karena fungsinya untuk kepentingan banyak orang. Secara umum diharapkan Pacitan menjadi lebih baik lagi dari sebelumnya,” kata mantan Sekdaprov Jatim tersebut.

Untuk diketahui, Bupati Pacitan Indartato dan Wakil Bupati Pacitan Yudi Sumbogo pada Senin resmi menjabat orang nomor satu dan dua di Pemerintah Kabupaten Pacitan periode 2016-2021 seusai terpilih pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak, 9 Desember 2015.

Pada hasil rekapitulasi hasil Pilkada lalu, Indartato-Yudi meraih 217.278 suara, sedangkan pesaingnya Bambang Susanto-Sri Retno Dhewanti mendapatkan 57.833 suara.

Menanggapi permintaan Gubernur, Indartato mengaku siap mempertahankan produksi dan kualitas batu mulia dari daerahnya yang memang menjadi salah satu andalan ekspor, baik dalam maupun luar negeri.

“Sangat beruntung ada batu mulia dan perhiasan dari Pacitan. Satu lagi yang menjadi andalan, yaitu batik. Ini akan terus dikembangkan sebagai salah satu wujud kesejahteraan warga,” kata dia.

Di sisi lain, pihaknya juga fokus terhadap pengembangan insfrastruktur agar akses menuju maupun dari Pacitan ke daerah lain tidak terisolasi.

“Prioritasnya bagaimana agar masuk Pacitan dari Ponorogo, Trenggalek, Solo maupun Yogyakarta dapat terlewati dengan baik,” kata pria yang juga politikus asal Partai Demokrat tersebut.

lowongan pekerjaan
BMT ALFA DINAR, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…