Seorang pengunjung tampak mencoba memancing ikan di pinggir laguna Pantai Glagah, Kecamatan Temon, Kulonprogo, Senin (22/2/2016). (Rima Sekarani I.N./JIBI/Harian Jogja) Seorang pengunjung tampak mencoba memancing ikan di pinggir laguna Pantai Glagah, Kecamatan Temon, Kulonprogo, Senin (22/2/2016). (Rima Sekarani I.N./JIBI/Harian Jogja)
Kamis, 7 April 2016 20:20 WIB Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja Kulon Progo Share :

BANDARA KULONPROGO
Kios dan Penginapan Pantai Glagah Harus Digusur

Bandara Kulonprogo berdampak pada tata ruagn di sekelilingnya

Solopos.com, KULONPROGO– Kepala Dinas Pariwisata Pemuda Olahraga (Parpora) Kulonprogo, Krissutanto menyatakan bahwa keberadaan bandara NYIA berefek perlunya penyusunan kembali Detail Engineering Design (DED) untuk kegiatan pariwisata di Pantai Glagah.

Akan ada beberapa kios ataupun penginapan yang terpaksa harus digusur guna keberdaan bandara. Namun, Krissutanto menjanjikan bahwa DED yang baru akan mampu mewadahi kebutuhan pariwisata Glagah yang baru sekaligus menyesuaikan potensi pariwisata yang lama.

Ia sendiri memahami bahwa keberadaan bandara NYIA akan menjadikan kawasan wisata Pantai Glagah perlu banyak pembenahan.

“Karena itu, pengembangannya nanti akan selaras dengan keberadaan bandara,” katanya, Rabu (6/4/2016).

Sejumlah potensi lokal akan lebih dikembangkan guna mewadahi kebutuhan ini dan menarik wisatawan yang singgah ke bandara baru ini.

lowongan pekerjaan
PT. SEJAHTERA MOTOR GEMILANG, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…