Foto ilustrasi (Desi Suryanto/JIBI/Harian Jogja)
Rabu, 6 April 2016 13:20 WIB Bhekti Suryani/JIBI/Harian Jogja Bantul Share :

UN 2016
Ujian Lancar, Integritas Harus Meningkat

UN 2016 di Bantul berjalan lancar

Solopos.com, BANTUL– Integritas pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di Bantul tahun ini ditargetkan meningkat dibanding 2015.

Data integritas UN di Bantul pada 2015 berdasarkan catatan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) di bawah rata-rata DIY. Rata-rata indeks integritas UN di Bantul pada 2015 hanya sebesar 78,28. Angka itu lebih rendah dari rata-rata indeks integritas UN di DIY sebesar 79,52. Indeks integritas antara lain diukur dari tingkat kejujuran pelaksanaan UN.

Kepala Bidang Bina Program Dinas Pendidikan Menengah dan Non Formal (Dikmenof) Bantul Agus Sriyana mengatakan, indeks integritas UN tahun ini harus lebih baik dibanding tahun lalu. “Targetnya harus meningkat,” tegas Agus Sriyana, Selasa (5/4/2016).

Sebelum UN digelar, sekolah maupun siswa menurutnya telah dibekali pengetahuan agar menjujung tinggi integritas. “Ada pembinaan mengenai kejujuran baik oleh siswa maupun guru,” papar dia.

Kendati demikian menurutnya selain integritas, hasil UN juga harus meningkat dibanding tahun lalu. Hasil UN merupakan salah satu indikator untuk mengukur keberhasilan metode pembelajaran di Bantul selama ini.

“Kalau bisa dua-duanya, integritas meningkat hasil atau prestasinya juga naik,” imbuhnya. Untuk meraih prestasi, siswa telah berkali-kali dibekali uji coba UN maupun les tambahan dari sekolah.

Sementara itu pada hari kedua pelaksanaan UN 2016, tidak ditemukan kendala berarti seperti penundaan ujian gara-gara masalah teknis dan jaringan internet, bagi sekolah yang melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Bangun Fajar Baskara, peserta UNBK asal SMA Negeri 1 Bantul mengatakan, hanya terjadi masalah di satu komputer.

“Komputernya eror atau hang gitu, tapi cuma sebentar dan bisa diperbaiki,” tutur Bangun.

LOWONGAN PEKERJAAN
FORTUNA STEEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…