Rabu, 6 April 2016 18:55 WIB Uli Febriarni/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

UN 2016
Ada Gambar yang Tidak Jelas Pada Soal Ujian Siswa Tunarungu

UN 2016 untuk siswa tunarungu diwarnai gambar yang tidak jelas

Solopos.com, JOGJA-Pelaksanaan soal Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) bagi peserta tunarungu program keahlian Teknik Komputer dan Jaringan, yang diganti dengan menggunakan soal berbasis kertas diwarnai dengan adanya dua soal yang berupa gambar, namun tidak tergambar jelas.

Hal tersebut dikemukakan oleh Koordinator Inklusi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah 3 Jogja Muhaimin pada pelaksanaan UN hari ketiga, Rabu (6/4/2016).

Ia menilai, jika gambar tersebut ada di layar komputer, tentu gambar akan terlihat jelas, terlebih lagi apabila ditunjang dengan warna, bukan tercetak hitam-putih.

“Tadi anak-anak juga bertanya itu gambar apa. Tapi kami sendiri dan pengawas tidak bisa menjelaskan juga karena memang tidak jelas. Jadi kami hanya menyarankan agar mereka tetap menjawab soal, jangan sampai dikosongkan,” ungkapnya.

Muhaimin menambahkan, sekolah telah menerima siswa berkebutuhan khusus sejak 2009. Pada UN 2016 ada dua orang siswa tunarungu yang mengikuti UN.

Karena menggunakan kertas, mereka mengerjakan ujian terpisah dengan peserta lainnya yang tetap menggunakan UNBK. Mereka ditempatkan di ruang pengawas.

“Dengan berada di ruang panitia dan pengawas, mereka tidak akan merasa dikucilkan,” kata dia.

Mengenai pelaksanaan ujian, Muhaimin mengakui adanya keterlambatan. Pada naskah soal, tertera pelaksanaan UN dimulai pada pukul 07.30 WIB, namun UN baru dimulai pukul 08.30 WIB, karena salah satu dari siswa tunarungu datang terlambat.

“Sebenarnya mereka dijadwalkan ikut ujian sesi kedua [jika mengikuti jadwal sesi UNBK]. Tapi tadi pagi saat saya membaca sampul naskah soal, tertulis 07.30 WIB. Saya pun langsung menghubungi mereka untuk segera datang ke sekolah, karena itulah ada keterlambatan,” jelasnya.

LOWONGAN PEKERJAAN
WEDHANGAN GULO KLOPO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…