Siswa SMK Negeri 2 Solo mengerjakan soal menggunakan komputer saat mengikuti Ujian Nasional (UN) hari pertama berbasis komputer atau Computer Based Test (CBT) di SMK Negeri 2 Solo, Senin (13/4). Pelaksanaan UN CBT untuk siswa SMA/SMK sederajat di Kota Solo pada hari pertama berjalan lancar tanpa ada gangguan tekhnis. Ilustrasi Ujian Nasional yang dilaksanakan dengan sistem computer based test atau Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). (JIBI/Solopos/Dok.)
Rabu, 6 April 2016 05:05 WIB JIBI/Solopos/Antara Madiun Share :

UJIAN NASIONAL 2016
6 Siswa Kota Madiun Tak Ikut UN, Ini Sebabnya

Ujian Nasional 2016 untuk tingkat SMA/sederajat dilaksanakan pekan ini.

Solopos.com, MADIUN – Enam siswa tidak mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK) dan manual (kertas) tingkat SMA/SMK/MA di Kota Madiun, Jawa Timur, pada hari pertama pelaksanaan UN, Senin (4/4/2016).

“Dari enam siswa tersebut, empat siswa karena mundur dan dua lainnya karena sakit,” ujar Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Dikbudpora) Kota Madiun, Gandhi Hatmoko, kepada wartawan, di Madiun, Selasa (5/4/2016).

Menurut dia, kedua siswa yang sakit tersebut masih bisa ikut ujian susulan. Namun, yang mundur terpaksa harus ujian kejar paket C jika ingin lulus sekolah tingkat atas atau SMA.

Enam siswa yang tidak ikut ujian tersebut telah tercatat dalam daftar nominatif tetap (DNT). Mereka berasal dari empat sekolah, yakni dua siswa sakit dari SMA Negeri 2, dua siswa dari SMK Taman Siswa mundur tanpa ada keterangan, seorang siswa SMK Yayasan 17 juga tanpa alasan, dan seorang lainnya dari SMA PSM karena pindah ke Kalimantan sejak Januari 2016 lalu.

“Untuk yang mundur, bisa mengulang kelas di tahun berikutnya atau mengikuti ujian kejar paket C. Sayangnya, kami tidak bisa memaksa karena keberadaan empat siswa yang mundur tersebut tak terdeteksi di Kota Madiun,” kata dia.

Terkait pelaksanaan ujian nasional, Gandhi menyatakan secara umum di Kota Madiun berjalan lancar baik ujian yang berbasis komputer maupun kertas.

“Pelaksanaan ujian nasional pada hari kedua ini juga berjalan lancar. Kami berharap ujian nasional berjalan tanpa kendala hingga hari terakhir nanti,” kata Gandhi.

Sementara, Kepala SMA Negeri 2 Madiun, Heru Patriawan, membenarkan dua siswanya sakit. Satu siswa telah menjalani perawatan sejak sepekan terakhir.

“Sedangkan satu lainnya baru beberapa hari dirawat di rumah sakit karena cacar. Semoga saat ujian susulan nanti mereka sudah sembuh sehingga bisa ikut,” ucap Heru.

lowongan pekerjaan
Accounting, Adminidtrasi, Designer Graphis, Sopir, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JL CPT Taft GT4x4’94,Body Kaleng,Ori,Asli KLATEN:081391294151 (A00593092017) DP Mura…
  • LOWONGAN CARI PTIMER 2-4 Jam/Hari Sbg Konsltn&SPV Bid.Kshtn All Bckgrnd Smua Jursn.Hub:0811.26…
  • RUMAH DIJUAL Jual TNH&BGN HM 200m2,LD:8m,Strategis,Makamhaji,H:08179455608 (A00280092017) RMH LT13…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Komunisme dan Logika Kita

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (23/9/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, seorang editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Mungkin kita pernah membaca pernyataan bahwa adanya kemiskinan dan ketimpangan ekonomi…