Ilustrasi bekerja di kantor (www.industrynews.sg) Ilustrasi bekerja di kantor (www.industrynews.sg)
Rabu, 6 April 2016 02:10 WIB Evi Handayani/JIBI/Solopos.com Fokus Share :

TIPS KARIER
Mau Raih Posisi Kuat di Kantor? Jadilah Pendengar yang Baik

Tips karier kali ini mengupas langkah-langkah agar Anda menjadi orang penting di kantor.

Solopos.com, SOLO — Siapa yang tidak ingin mendapat posisi penting di tempat kerja? Untuk bisa meraih posisi tersebut, Anda cukup menjadi pendengar yang baik untuk rekan kerja Anda.

Dikutip Solopos.com dari The Muse, Selasa (5/4/2016), pelatih kepemimpinan Lea Mc Leod, mengungkapkan, orang yang memiliki kemampuan sosial dan bisa menjadi pendengar yang baik, cenderung lebih mudah mendapat posisi strategis di tempat kerja.

Sayangnya, kemampuan mendengarkan yang baik tak dimiliki oleh setiap orang. Tapi jangan khawatir, Lea memaparkan empat langkah agar Anda bisa menjadi pendengar yang baik.

1. Aktif Kegiatan Kantor
Acara gathering atau yang lain, yang rutin digelar pihak perusahaan, sebaiknya Anda ikuti dengan baik.  Kehadiran Anda dalam pelbagai acara kantor ini bisa membuat Anda berkesempatan kenal lebih dekat dengan karyawan yang lain.

Anda juga tidak boleh malas ketika rapat. Nah, di saat rapat inilah, tunjukkan sisi kepedulian Anda dengan mendengarkan secara seksama, presentasi dari rekan lain. Tak perlu banyak bicara untuk mengungkapkan satu ide.

Dengar dan himpun permalahan yang dikeluhkan dalam rapat, lalu berbicaralah ketika memang sudah waktunya mendapat giliran. Pembawaan Anda yang terkesan tenang saatmenyampaikan solusi atau opini ini membuat Anda menjadi sosok yang berwibawa dan terkesan ngayomi.

2. Tanpa Ekspresi
Ketika ada teman Anda curhat mengenai permasalahannya, baik masalah pribadi atau bukan, tunjukkan perhatian Anda. Tutup semua gadget Anda dan berikan kesempatan seluas-luasnya untuk teman Anda tersebut untuk menceritakan semua masalahnya.

Katakan bahwa Anda siap mendengarkan keluh kesahnya. Tapi ingat, usahakan untuk berekspresi biasa saja. Jangan menampakkan ekspresi sedih atau apa pun. Datar saja.

Cukup tatap teman Anda dengan baik dan dengarkan semua curhatannya sampai selesai. Bila di akhir sesi curhat, Anda tak memiliki solusi yang tepat, setidaknya Anda telah membuat hatinya lega karena bisa menceritakan semua bebannya.

3. Bersikap Diam
Ketika ada rekan Anda curhat, jangan memotong pembicaraannya, sekalipun Anda berkata,“Oh, saya paham bagaimana perasaanmu.” Kata-kata seperti ini bisa memutus pembicaraannya dan bisa jadi rekan Anda yang sedang kesusahan tersebut lupa dengan apa yang menjadi poin bebannya. Ingat, peran Anda adalah sebagai pendengar yang baik.

4. Merangkum
Setelah teman Anda mencurahkan semua kegundahan hatinya, giliran Anda memberi rangkuman kisah sedihnya. Anda cukup membertanyaan ulang mengenai apa yang sudah ia keluhkan. Anda bisa bertanya,” Jadi apa yang kamu katakan adalah masalah x. Apakah benar begitu?

Sikap menyimak orang lain ini efektif membuat Anda menjadi sosok yang kuat di tempat kerja dan menjadi orang yang bisa berpikir lebih jernih, sehingga bisa memberi solusi yang baik di tengah masalah yang ada.

lowongan pekerjaan
AYAM BAKAR KQ 5, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…