Ilustrasi (indoflyer.com)
Rabu, 6 April 2016 14:31 WIB Feni Freycinetia Fitriani/JIBI/Bisnis Peristiwa Share :

SUAP REKLAMASI JAKARTA
Segel Bangunan Milik Agung Sedayu Group, Ahok: Saya Penggal Konglomerat!

Suap reklamasi Jakarta membuat proyek itu disorot. Bangunan milik anak perusahaan Agung Sedayu Group pun disegel Pemprov DKI.

Solopos.com, JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku mengenal baik salah satu perusahaan yang mendapat konsesi pulau reklamasi, PT Agung Sedayu Grup. Hal ini menanggapi suap reklamasi Teluk Jakarta yang membuat bos properti itu dicekal.

“Saya kenal baik dengan PT Agung Sedayu Grup. Orang kami satu komplek rumah kok,” katanya di Balai Kota DKI, Rabu (6/4/2016).

Meski dekat dengan perusahaan yang dimiliki taipan Sugianto Kusuma (Aguan) tersebut, Ahok mengaku tak pandang bulu, serta tak segan melakukan pembongkaran bangunan yang melanggar aturan.

Dia menuturkan sudah meminta bangunan di atas Pulau C untuk disegel lantaran belum mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB). Selain bangunan di Pulau C, mantan Bupati Belitung Timur tersebut mengaku sudah membongkar beberapa bangunan.

“Kamu tahu enggak, rumah contohnya yang di Kemayoran saya bongkar? Apartemen lewat dua lantai saya penggal? Konglomerat mana yang enggak saya penggal? Mau temen atau bukan enggak ada urusan,” jelasnya.

PT Kapuk Naga Indah (KNI) mendapat konsesi untuk membangun lima pulau reklamasi (A-E). Mengacu pada draf yang diterima Bisnis/JIBI, Gubernur DKI Jakarta 2007-2012, Fauzi Bowo, menandatangani Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta No. 1491/2010 tentang Pemberian Izin Pelaksanaan Reklamasi Pulau 2A Kepada PT Kapuk Naga Indah.

Dasar hukum penerbitan IMB di atas pulau reklamasi diatur dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) dan Rancangan Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta.

lowongan kerja
SOCIAL KITCHEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…