Berfoto seusai umrah di Masjidil Haram (JIBI/Solopos/Antara/Saptono) Ilustrasi jemaah berfoto seusai umrah di Masjidil Haram (JIBI/Solopos/Antara/Saptono)
Rabu, 6 April 2016 20:35 WIB Lili Sunardi/JIBI/Bisnis Peristiwa Share :

Ribuan Jemaah Umrah Indonesia Tertunda, Ternyata Ini Penyebabnya

Ribuan jemaah umrah asal Indonesia tertunda keberangkatannya karena kesalahan di Kedubes Arab Saudi.

Solopos.com, JAKARTA — Kesalahan teknis dalam sistem komputerisasi Kedutaan Besar Arab Saudi dalam penerbitan stiker visa umrah menyebabkan tertundanya keberangkatan ribuan calon jemaah umrah asal Indonesia.

Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, mengatakan pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Kedutaan Besar Arab Saudi di Indonesia terkait kendala yang menyebabkan tertundanya keberangkatan ribuan calon jemaah umrah asal Indonesia.

“Hasil konfirmasi kepada Kedubes Arab Saudi, ada kesalahan teknis dalam sistem komputerisasi dan sudah teratasi,” katanya dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (6/4/2016).

Seperti diketahui, persoalan stiker visa jemaah umrah dari Kedutaan Besar Arab Saudi telah menyebabkan tertundanya keberangkatan sekitar 2.800 calon jemaah umrah asal Jawa Timur.

Hal itu pun mendapat perhatian dari Ketua Komisi VIII DPR RI Saleh Partaonan Daulay yang meminta persoalan stiker visa itu segera diselesaikan. Pasalnya, kendala tersebut tidak berada di dalam ranah kewenangan Pemerintah Indonesia, melainkan Kedutaan Besar Arab Saudi.

“Ini adalah urusan dapur Kedutaan Besar Arab Saudi. Kami hanya bisa berharap semoga persoalan stiker tersebut dapat segera diselesaikan,” katanya.

Dia pun meminta Kementerian Agama segera melakukan klarifikasi terkait persoalan tersebut. Dengan begitu, calon jemaah umrah yang tertunda keberangkatannya dapat merasa lebih tenang.

Lowongan Pekerjaan
FASHION OUTLET, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…