Keceriaan anak SD saat sedang berangkat sekolah (Desi Suryanto/JIBI/Harian Jogja) Keceriaan anak SD saat sedang berangkat sekolah (Desi Suryanto/JIBI/Harian Jogja)
Rabu, 6 April 2016 20:40 WIB Mahardini NA/JIBI/Solopos Solo Share :

Rabu Pagi Ratusan Pelajar Solo Terlambat Masuk Sekolah, Gara-Gara Ini

Lalu lintas Solo dikeluhkan oleh masyarakat.

Solopos.com, SOLO — Hujan deras yang mengguyur kawasan Kota Bengawan, Rabu (6/4/2016) pagi, membuat lalu lintas tersendat. Akibatnya ratusan pelajar yang menimba ilmu di lokasi rawan macet terlambat masuk sekolah.

Karyawan SD Ta’mirul Islam Solo, Wawan, menuturkan separuh siswa yang belajar di sekolah yang berada di Jl. Dr. Wahidin tersebut datang terlambat ke sekolah.

“Dari 1.109 siswa di sini, tadi pagi separuhnya terlambat datang. Paling telat tadi ada yang baru masuk sekolah pukul 07.45 WIB,” terangnya saat ditemui Solopos.com di sekolah setempat, Rabu siang.

Wawan menuturkan sebagian siswa yang datang ke sekolah diantar mobil oleh orang tuanya terpaksa diturunkan di ruko sebelah utara pertigaan Pleret Mangkuyudan. “Mobil sudah sulit sekali jalan ke arah sini [Jl. Dr. Wahidin ke selatan]. Banyak siswa yang akhirnya diantar jalan dari dekat pertigaan Pleret,” jelasnya.

Menurut Wawan, kepadatan lalu lintas di sekitar sekolahnya terparah sejak sistem satu arah (SSA) Jl. dr. Radjiman, Jl. Perintis Kemerdekaan, dan Jl. Agus Salim diterapkan, Kamis (17/3) lalu.

“Ini yang paling parah. Menurut saya harus ditinjau kembali sistem satu arahnya. Jl. dr. Radjiman tidak 24 jam. Sedangkan Jl. Wahidin dibuat searah saja dari selatan ke utara,” katanya.

Terpisah, tenaga pengajar di SMP Ta’mirul Islam Solo, Safar Yuni, menyebutkan di sekolahnya ada 10 siswa yang terlambat datang. “Pagi tadi cukup parah macetnya. Sampai ada 10 murid yang terlambat. Paling telat ke sekolah jam 07.30 WIB,” bebernya.

Sedangkan pejabat hubungan masyarakat SMK Murni 1 Solo, Nono Budiarto, mengatakan ada satu siswanya yang nyaris telat mengikuti ujian nasional lantaran lalu lintas yang tersendat di seputar sekolahnya, Rabu pagi.

“Siswa harusnya sudah tiba di sekolah jam 07.00 WIB. Tapi tadi ada satu yang baru datang pukul 07.25 WIB. Nyaris telat ikut UN karena ujian dimulai pukul 07.30 WIB,” ungkapnya.

 

LOWONGAN PEKERJAAN
QUALITY CONTROL & ADMIN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…