Stadion Sultan Agung (Harian Jogja/dok)
Rabu, 6 April 2016 04:20 WIB Arief Junianto/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

PSIM JOGJA
Ditolak, Manajemen Nekat Layangkan Surat ke Pengelola SSA

PSIM Jogja melirik Stadion Gelora Handayani

Solopos.com, JOGJA-Penolakan dari publik sepakbola Bantul terkait rencana penggunaan Stadion Sultan Agung (SSA) sebagai homebase tak membuat manajemen PSIM Jogja menyerah.

Menurut Ketua Umum PSIM Jogja Agung Damar Kusumandaru, izin penggunaan SSA bukanlah berada di tangan publik sepakbola Bantul, melainkan sepenuhnya ada di tangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul. Oleh karena itulah, dirinya mengaku tetap akan mengajukan surat dan proposal pengajuan penggunaan SSA.

“Rencananya, minggu ini kami sudah mulai melayangkan surat ke sana,” ujarnya, Selasa (5/4/2016)

Ia mengaku, keputusan manajemen PSIM Jogja mengalihkan homebase ke Gunungkidul memang tak pelak memunculkan reaksi negatif dari kalangan suporter. Selain lokasi yang terlalu jauh dari Kota Jogja, akses menuju ke Stadion Gelora Handayani memang terbilang menantang. Pasalnya rombongan suporter memang mau tak mau harus melintasi area Jl.Wonosari-Yogyakarta yang selama ini rawan terjadinya gesekan dengan suporter klub DIY lainnya.

“Lagipula kapasitas di sana [Stadion Gelora Handayani] jelas tak mampu menampung jumlah suporter kami,” kata Agung.

Meski begitu, ia masih berupaya agar kalangan suporter PSIM Jogja tidak mengambil tindakan apapun. Ia menegaskan, terkait dengan pencarian stadion baru itu adalah mutlak kewenangan dan tanggung jawab dari manajemen.

“Kepada suporter, sudah, serahkan semua kepada kami

LOWONGAN PEKERJAAN
FORTUNA STEEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…