Petugas Satresnarkoba Polres Sleman memborgol tangan kurir sabu yang tertangkap basah akan menyelundupkan sabu di PN Sleman, Selasa (5/4/2016).(Sunartono/JIBI/Harian Jogja) Petugas Satresnarkoba Polres Sleman memborgol tangan kurir sabu yang tertangkap basah akan menyelundupkan sabu di PN Sleman, Selasa (5/4/2016).(Sunartono/JIBI/Harian Jogja)
Rabu, 6 April 2016 06:54 WIB Sunartono/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

NARKOBA DI LAPAS
Dijanjikan Rp50.000 per Butir, Danang Kirim Psikotropika ke Lapas

Narkoba di Lapas, kurir kembali ditangkap

Solopos.com, SLEMAN – Kasus pengiriman narkoba ke Lapas Narkotika Kelas IIA Pakem Sleman terungkap pada Senin (4/4/2016) siang. Pelaku yang juga pengunjung menyelundupkan ratusan butir psikotropika untuk diberikan kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP) dalam jam besuk bebas. Pengunjung memasukkan narkoba itu ke dalam ikat pinggang tetapi diketahui petugas Keamanan Lapas saat memeriksa di pintu masuk menuju ruang bertemunya pengunjung dengan WBP.

Pelaku yang sudah ditahan polisi, diketahui bernama Danang Subekti, warga Ngajeg RT02/RW01 Tirtomartani, Kalasan, Sleman. Ia pernah ditangkap Polres Sleman dan menjalani hukuman di Lapas Pakem pada 2015 silam dalam kasus narkoba. Pil psikotropika itu akan diberikan kepada seorang WBP bernama Deri Indra.

Kasat Resnarkoba Polres Sleman AKP Anggaito Hadi Prabowo memastikan, barang yang dibawa Danang Subekti adalah psikotropika. Kini telah ditetapkan tersangka dan ditahan di Polres Sleman. Tersangka sebelumnya pernah menjalani hukuman di Lapas Pakem dalam kasus narkoba pada 2015. Ia diminta oleh WBP bernama Deri untuk mengirimkan pil riklona dengan imbalan Rp50.000 per butirnya.

“Hari ini [kemarin], barang bukti kami kirim ke Labfor untuk diperiksa secara laboratorium,” ungkapnya.

Saat diwawancara Danang mengakui mendapat pesanan dari Deri yang sebelumnya ia kenal di Lapas Pakem. Pemesanan itu dilakukan pada beberapa pekan lalu melalui sambungan telepon. Ia pun mencarikan Riklona di Solo secara bertahap hingga mendapatkan total 101 butir. Danang membeli Rp210.000 setiap 10 butir sehingga total Rp2,1 juta untuk 101 butir. Namun Deri berani membayar Rp50.000 per butirnya sehingga ia memutuskan untuk menyelundupkan. Uang akan ditransfer oleh rekan Deri yang ada di luar Lapas setelah Danang sukses menyelundupkan psikotropika.

“Total 100 butir saya beli tapi dapat lebihan 101 butir. Saya belum dibayar baru akan ditransfer temannya setelah bisa memasukkan,” jelasnya.

lowongan pekrjaan
TENAGA ADM KONVEKSI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JL CPT Taft GT4x4’94,Body Kaleng,Ori,Asli KLATEN:081391294151 (A00593092017) “…
  • LOWONGAN CARI PTIMER 2-4 Jam/Hari Sbg Konsltn&SPV Bid.Kshtn All Bckgrnd Smua Jursn.Hub:0811.26…
  • RUMAH DIJUAL Jual TNH&BGN HM 200m2,LD:8m,Strategis,Makamhaji,H:08179455608 (A00280092017) RMH LT13…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Arsip dan Tertib Administrasi Desa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (15/9/2017). Esai ini karya Romi Febriyanto Saputro yang menjabat sebagai Kepala Seksi Pembinaan Arsip dan Perpustakaan Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sragen. Alamat e-mail penulis adalah romifebri@gmail.com. Solopos.com, SOLO–UU No. 43/2007 tentang Kearsipan…