Sejumlah pemain Persis Solo sedang berlatih di Stadion Sriwedari beberapa waktu lalu. JIBI/Solopos/dok
Rabu, 6 April 2016 09:30 WIB Hanifah Kusumastuti/JIBI/Solopos Indonesia Share :

LAGA UJI COBA PERSIS
Tampil Jelek, Pemain Bakal Langsung Dicoret

Laga uji coba Persis Solo kali ini akan menghadapi Persiharjo Unsa-ASMI.

Solopos.com, SOLO — Persaingan ketat memperebutan tempat di barisan defender Persis Solo musim ini akan berlangsung sengit. Karteker Pelatih Persis, Agung Setyobudi, tak segan bakal melakukan pencoretan pemain belakang setelah laga uji coba melawan Persiharjo Unsa-ASMI di Stadion Manahan, Solo, Rabu (5/4/2016) pukul 15.30 WIB.

Setidaknya, terdapat tujuh pemain dari luar Solo yang mencoba mengikuti seleksi tim Persis sejak sekitar dua pekan terakhir. Di mana enam di antaranya berposisi sebagai defender, baik bek sentral maupun full back. Persis bahkan kedatangan dua pendatang baru lagi pada latihan di Stadion Sriwedari, Solo, Selasa (5/4/2016) pagi. Mereka adalah mantan pemain PPSM Magelang, Fernando Pongajow dan eks pemain Persekap Pasuruan, Achmad Bachtiar. Posisi keduanya berada di bek sentral.

“Ya, kemarin diajak Windu [Wibawa, pemain Persis] untuk ikut seleksi. Jadi hari ini saya datang. Kalau besok [Rabu] dipasang harus siap,” ujar Achmad Bachtiar ketika dijumpai wartawan seusai latihan di Stadion Sriwedari.

Achmad mengaku tertarik menjajal peruntungan di Persis karena ingin suasana baru setelah sekitar tiga tahun terakhir berkostum Persekap. Turnamen terakhir yang dijajal stopper berusia 24 tahun tersebut bersama Persekap yakni Piala Kemerdekaan. “Saya pernah melihat permainan Persis. Dua tahun lalu saya ikut seleksi Timnas U-23 [polesan Aji Santoso] untuk uji coba dengan Persis di Manahan. Animo di sini [Solo] sangat bagus, jadi saya tertarik,” ungkap dia.

Karteker Agung Setyobudi akan memprioritaskan para pendatang baru itu untuk mendapat kesempatan menit lebih banyak saat uji coba kontra Persiharjo Unsa-ASMI. Mantan kapten timnas tersebut mengaku akan langsung memulangkan pemain yang tampil buruk setelah uji coba melawan Persiharjo Unsa-ASMI. Namun tidak menutup kemungkinan beberapa pemain akan diberi kesempatan hingga uji coba berikutnya melawan Semen Padang di Stadion Manahan, Minggu (10/4/2016).

“Kalau jelek ya langsung coret. Jadi nanti pemain-pemain baru ini akan kita beri kesempatan lebih banyak. Nanti ditanya dahulu posisi utamanya apa, lalu posisi keduanya apa. Karena sebagian besar adalah bek, kan enggak mungkin semuanya dipasang bek, jadi bisa saja ada beberapa yang dicoba di barisan gelandang [bertahan],” ujar Agung.

Persis memang masih membutuhkan tambahan amunisi di barisan pertahanan sebelum turun di Indonesia Soccer League (ISC) pertengahan April 2016 ini. Sejauh ini, stok barisan defender Persis antara lain hanya diisi Rahmad Sabani (stopper), Qoirun Sandy (bek kiri), Windu (stopper), Akbar Riansyah (full-back), dan Bayu Yoga (stopper). Namun Agung menjamin bek-bek lokal tersebut dalam posisi aman di skuat Persis.

“Benar, pendatang baru tidak akan menggusur pemain yang sudah ada. Memang prioritasnya kami mencari tambahan, bukan menyeleksi ulang. Kira-kira di stopper, [bek] kiri, [bek] kanan tambahan satu. Jadi minimal tiga bek,” ujar Agung.

LOWONGAN PEKERJAAN
Bagian Legal, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…